


RAPORMERAH.co, MAKASSAR – Bulan Ramadhan telah tiba, seluruh umat muslim diwajibkan untuk berpuasa, menahan lapar dan haus kurang lebih 12 jam, selama sebulan penuh.
Meski demikian, puasa ternyata memiliki manfaat bagi kesehatan salah satunya dapat menurunkan berat badan dan menjaga kestabilan metabolisme tubuh.
Oleh karena itu, Ketua Umum Korps-HMI Wati (Kohati) Cabang Makassar, Ade Irma Suriyanti memberikan tips-tips untuk menjaga kestabilan metabolisme tubuh ketika menjalani ibadah puasa.
Menurutnya Irma ada tiga hal yang harus dipenuhi selama menjalani ibadah puasa yakni kebutuhan air untuk tubuh, pola makanan dan berolahraga.
“Ketiga hal ini harus sebisa mungkin dapat kita lakukan untuk menjaga kondisi tubuh selama berpuasa,” kata Irma, kepada Rapormerah.co, Jumat (18/5/2018)
Irma menjelaskan, kebutuhan air untuk tubuh normalnya 8 gelas per hari atau 1,5 hingga 2 liter, agar memenuhi kebutuhan cairan dalam tubuh.
“Minum air itu sangat penting untuk memenuhi kebutuhan cairan dalam tubuh,” ujar alumni Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) UMI.
Lanjutnya, untuk makanan juga harus dikonsumsi yang dapat memenuhi proporsi gizi dalam tubuh dan mengatur pola makan dengan baik. Menurutnya jika makan secara berlebihan juga akan berdampak buruk bagi kesehatan.
“Untuk itu di anjurkan pada saat sahur sebaiknya tidak mengkonsumsi makanan yang berat. Pilihlah makanan yang beserat seperti sayuran dan buah-buahan karena dapat menahan lapar dan haus,” terangnya.
Irma menuturkan, saat berbuka puasa dianjurkan untuk makan makanan yang manis-manis seperti buah-buahan yang pada umumnya adalah kurma
“Karena kurma secara perlahan akan menaikkan gula darah,” sambungnya.
Sementara olahraga juga dianjurkan dilakukan karena berdampak pada parameter komposisi tubuh dalam melakukan aktivitas dan mengalami perubahan yang lebih baik yaitu penurunan berat badan, persentase lemak tubuh berkurang, serta meningkatkan daya tahan tubuh.
“Tetapi olahraga dalam keadaan puasa tidaklah sama pada hari biasanya. Maka dilakukan menjelang waktu berbuka puasa sehingga apabila terjadi dehidrasi cairan dapat di normalkan pada saat berbuka,” tutupnya.
Penulis : Illank
Leave a Reply