Tujuh Orang Aktivis GAM Diamankan di Polrestabes

RAPORMERAH.CO, MAKASSAR – Gerakan Aktivis Mahasiswa melakukan aksi demonstrasi di pertigaan hertasing pettarani (PHP) Makassar, Rabu, (12/7). Aksi yang dikomandoi Irmayanti (Pasukan Makhar GAM) dan beberapa aktifis lainnya yg tergabung di Gerakan Aktifis Mahasiswa berujung penangkapan, aksi ini merupakan bentuk untuk menyampaikan aspirasi terkait beberapa persoalan di Negeri ini dan berharap dimomentum kedatangan Jokowi di Kota Daeng bisa langsung mendegar apa yang menjadi aspirasi Rakyat.

Rudi Arianto selaku Komando Departemen Hukum & HAM PP-GAM menyayangkan tindakan refresif & penangkapan ini tidak mencerminkan etikad baik bagi sendi kehidupan berbangsa bernegara karna berdampak pada kemunduran nilai berdemokrasi yang menjadi tolak ukur keberhasilan dalam menjaga sistem kebebasan berpendapat baik lisan maupun tulisan sebagaimana di atur dalam undang-undang no.9 pasal 9 tahun 1998 tentang kemerdekaan menyempaikan pendapat di muka umum.

“Aksi ini adalah bentuk kekecewaan dan keprihatinan terhadap kondisi Bangsa namun, aparat melakukan tindakan refresif & menangkap beberapa aktivis GAM yang ingin menyuarakan permasalahan bangsa yang saat ini belum bisa diatasi oleh rezim Jokowi-jk,”ujarnya.

Senada dengan Rudi Arianto,Panglima GAM Denny Abyoga (Goseld) ikut menyayangkan tindakan represif aparat dalam mengatasi Aksi kemarin. apalagi sampai dilakukan penangkapan. Kami dilindungi UU, kalau seperti ini bisa jadi salah satu pelanggaran Hak Asasi Manusia. “sangat di sayangkan tindakan aparat, apalagi sampai di tangkap,”ujar Denny.

Telah diketahui 7 orang aktivis GAM telah diamankan di Polrestabes, salah satunya adalah Kader Perempuan (Srikandi GAM). “untuk itu kami berharap kepada Bapak Kapolrestabes dapat membebaskan kawan kami sesegera mungkin, karena mereka bukan penjahat ataupun teroris. sekedar menyampaikan aspirasi,”harapnya.

Peliput : Thamrin  |   Editor : Akbar

Related Post