Penuhi Kebutuhan Hidup, Korban Gempa Sulteng Jualan Baju Sumbangan 

Ibu ibu warga sekitar tempat pengungsian Jalan Antang, Kota Makassar membantu korban gempa bumi dan Tsunami Sulteng dengan membeli baju bekas hasil sumbangan para donatur dan relawan. (Foto/illank)

RAPORMERAH.co, MAKASSAR – Korban bencana alam gempa bumi dan Tsunami Sulteng yang masih mengungsi di Jalan Antang, Kota Makassar. Terpaksa menjual sebagian baju sumbangan dari para donatur dan relawan untuk membeli bahan makanan.

Pasalnya, logistik yang berada ditempat pengungsian saat ini mulai berkurang dan kadaluarsa serta menumpuknya sumbangan baju.

Sejak pagi tadi, warga sekitar pengungsian korban gempa bumi dan Tsunami Sulteng berdatangan. Kemudian mereka sibuk mencari pakaian bekas yang dijual mulai harga seribu rupiah hingga Rp10 ribu perlembarnya.

Menurut salah satu pengungsi, Ibu Aisyah mengatakan, dijualnya pakaian sumbangan ini, lantaran menumpuknya pakaian layak pakai yang berada di pengungsian. Sedangkan bahan makanan mulai berkurang hingga ada yang sudah kadaluarsa.

“Kami berinisiasi untuk menjual baju itu, lalu hasilnya kami belikan bahan makanan seperti ikan, sayur dan juga beras,” kata Aisyah, Kamis (25/10/2018).

Aisyah menyebutkan, bahwa tempat pengungsiannya saat ini terdapat 15 orang, terdiri dari 12 anak-anak dan 3 orang dewasa. Ia mengungkapkan, jika para pengungsi tidak dapat mengkonsumsi mie instan terus menerus.

Sementara salah satu warga, Daeng Rannu menuturkan, para warga sekitar pengungsian ini juga merespon dengan membantu para pengungsi membeli baju yang dijualnya.

Saat ini, para korban gempa bumi dan Tsunami Sulteng, masih menggantungkan hidupnya dengan hasil penjualan pakaian tersebut. Sehingga dapat membeli bahan makanan agar mampu bertahan hidup ditempat pengungsian.

Penulis : Illank | Editor : A.Azhar

Related Post