RAPORMERAH.co, MAKASSAR – Mitra dan agen Abu Tours serta jamaah yang menjadi korban travel Abu Tour melakukan aksi unjuk rasa di gedung DPRD Sulsel Jalan Urip Sumohardjo Makassar, Selasa (10/4/2018) pagi tadi.
Aksi tersebut dilakukan untuk menyikapi atas pencabutan izin operasional Abu tours oleh Kementrian Agama Abu tour melalui SK Nomor 154 tahun 2018, berujung kegagalan puluhan ribu jemaah untuk diberangkatkan ke tanah suci.
Salah satu agen mitra Abu Tours, Erma (45), menyebutkan bahwa akibat masalah tersebut sehingga terjadinya konflik dan terputusnya tali silaturahmi antara para mitra agen dan calon jamaah.
“Kami hanya ingin solusi saja, soalnya pak setelah adanya masalah ini muncul konflik antara mitra agen dengan jemaah, kami mau datang kemana kalau kantornya ditutup, izin dicabut. Setiap hari pak kami para mitra agen ditelepon oleh calon jemaah yang menuntut untuk diberangkatkan,” beber Erma saat ditemui di kantor DPRD Sulsel.
Erma menuntut kepada Kementrian Agama (Kemenag) agar memberikan solusi yang berpihak kepada mitra, agen dan semua calon jemaah.
“Kemenag mana solusinya, anda hanya memikirkan mencabut izin Abu Tours tetapi tidak memikirkan solusi bagi calon jemaah,” tambahnya.
Sementara itu, drg. Lusjamriah sebagai koordinator aksi dalam orasinya meminta kepada seluruh pihak yang terkait untuk memberikan solusi untuk calon jemaah yang gagal berangkat setelah pencabutan izin PPIU Abu Tours dan ikut mengawasi proses hukum yang sedang berjalan hingga tuntas serta mengawasi aset yang telah disita.
Penulis: Illank