Anggota TNI Diserang OTK, Satu Warga Sipil Tewas

RAPORMERAH.CO, BONE – Anggota TNI bersama rekannya mengalami tindakan penganiayaan yang dilakukan oleh orang tak dikenal (OTK) di Dusun Batulappa, Desa Lompu, Kecamatan Cina, Kabupaten Bone, Sabtu (23/9/2017) sekitar pukul 02.30 Wita.

Korban bernama Prada Rusdianto (23) mengalami luka terbuka pelipis sebelah kanan, sementara di rawat Puskesmas Cina dan Asrul (18) dirawat di RS. Tenriwaru Watangpone.

Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Dicky Sondani mengatakan, korban pada saat itu sementara dalam keadaan tidur di stamplas yang berada di depan rumah Prada Rusdianto. Namun tiba-tiba beberapa orang tak dikenal langsung menyerang korban.

“Pelaku penganiayaan diperkirakan lebih satu orang dan diduga pelaku menggunakan benda tajam mengakibatkan kedua korban mengalami luka-luka, sementara ini korban dirawat di Puskesmas Cina dan di RSU Watangpone,”kata Dicky.

Polisi mendapatkan informasi tersebut, lanjut Dicky, segera mendatangi TKP dan mengamankan barang bukti berupa tikar plastik serta satu buah bantal berlumuran darah korban.

“Pelaku yang diduga penganiayaan telah diamankan dan sekarang berada di Mapolres Bone,”ujarnya

Adapun identitas pelaku masing-masing bernama Arifuddin (24), Wandi Agustawil (19), Aswandi (24) dan Sulfi (25).

“Korban Prada Rusdianto ke Bone untuk menghadiri pesta pernikahan salah seorang rekannya di Passippo,”ungkapnya.

Sementara pihak Den POM XIV/ 3 bersama Ton Intel Korem 141/TP berkoordinasi dengan Danki Linud 700 saat ini berada di Passippo untuk menahan diri dan tidak melakukan serangan balasan.

“Polres Bone telah melakukan koordinasi dengan pihak Den POM XIV/ 3 untuk stand by di Mapolres Bone,”ujarnya.

Untuk mengantisipasi hal-hal tidak diinginkan Polres Bone menambah jumlah personil khususnya menjaga tahanan pelaku penganiayaan.

“Korban Asrul warga sipil yang ditemani oleh korban Prada Rusdianto telah meninggal dunia di RS. Tenriawaru Bone,”tutupnya.

Penulis : Illank

Related Post