RAPORMERAH.CO, MAKASSAR – Jelang Pilkada serentak 2018 Polda Sulsel telah melakukan langkah-langkah untuk mengantisipasi penyebaran berita hoax yang dapat menimbulkan konflik di masyarakat.
Polda Sulsel telah membentuk Tim Cyber yang melakukan patroli di media sosial untuk mengantisipasi penyebaran isu SARA dan provokasi dalam perhelatan Pilkada di Sulsel.
“Kita sudah ada Tim Cyber, Tim Cyber yang akan terus melakukan pengecekan di media sosial, untuk mencari dan mengantisipasi adanya pelaku yang menyebarkan isu sara dan provokasi yang ingin menyerang salah satu kandidat calon,”kata Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Dicky Sondani saat ditemui ruang kerjanya, Rabu (23/8/2017).
Apabila ada nantinya seperti itu pastinya kita akan tangkap, kata Dicky, karena hal ini merupakan sesuatu yang berbahaya.
“Karena satu kalimat saja bisa mempengaruhi jutaan kepala dimasyarakat dan kita tidak main main, apabila ada yang main didunia maya sengaja menyebarkan info menyesatkan kita pasti tangkap pemilik akun tersebut, penyebaran isu sara dan provokasi sekarang sudah gampang walaupun kita dimana saja bisa melakukan hal tersebut,”jelasnya.
Hal tersebut, tambah Dicky, Polda Sulsel telah mengantisipasi dan sampai hari ini belum ditemukan orang yang melakukan provokasi dalam pilkada 2018.
“Mungkin setelah September dan Oktober suasana pilkada sudah meningkat, apalagi kalau sudah ditetapkan pasangan calon sehingga tim sukses sudah mulai bergerak untuk sosialisasikan. Maka dari itu kita antisipasi adanya kampanye gelap atau kampanye yang menjelek jelekkan orang dan UU IT cukup kuat menjerat pelaku dan siapapun itu kita juga harus antisipasi adanya berita hoax,” tutupnya.
Peliput : Illank