Antisipasi Keluhan, PDAM Maros Warning Grand Mal Tak Menyedot Air Siang Hari

RAPORMERAH.CO MAROS – Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Maros membatasi kebutuhan air bersih PT Anugrah Sukses Lestari (ASL) dalam mengoperasikan Hotel, Mall Ruko dan Water Boom sesuai dokumen Analisis Dampak Lingkungan (Andal) minimal 75 m2/hari hingga 210 m2 Perhari.

PDAM Kabupaten Maros, Abdul Baddar, Saat dikonfirmasi, (Rabu 12/7) mengatakan, pihaknya memberikan izin sambungan pelanggang PT ASL, dengan ketentuan, pada siang hari dilarang membuka kerang air, hanya malam hari disaat kebanyakan masyarakat sudah tidak beraktifitas. Larangan ini disampaikan untuk mengantisipasi munculnya keluhan masyarakat sekitar.

“Agar kebutuhan airnya tercukupi kami mewajibkan pengelola Mall untuk membuat kolam penampungan,” ujar Baddar.

Jika pihak perusahaan melanggar larangan itu PDAM telah memasang valev kontrol. Dalam situasi tertentu aliran air dapat dikecilkan atau bahkan dapat dihentikan sama sekali, “Larangan ini disampaikan saat Grand Mall mengajukan permohonan,” ujar Baddar.

Secara keseluruhan pelanggan PDAM Maros lebih kurang 15.000 sambungan dengan empat sumber instalasi penjernihan air bersih yakni, Bantimurung kapasitas 120 Liter/detik, Pattontongan/lekopancing. 90 Liter/det, Tanralili/Dulang Kapasitas 60 Liter/detik, Majannang Kapasitas 20 Liter/l detik.

Terkait kebutuhan air PT ASL yang dibutuhkan pada pengajuan Andal hingga 210 m2 perhari, “Kami belum melihat dan membaca Dokumen Andal dari pengelola Mall dan hingga saat ini kami belum menerima keluhan gangguan dari pelanggan terkait pelayanan ke Mall”, kata Baddar.

Sebelumnya pihak Grand Mall PT ASL, Musliadi Saguni mengatakan, jika tejadi dampak penggunaan air pada unit usaha yang dikelola hingga merugikan masyarakat sekitar hal itu akan dibicarakan kepada instansi terkait,
“Mengenai hal itu kami akan bicarakan dengan isntansi terkait” kata dia.

Pada dokumen Andal yang diajukan, permintaan PDAM PT ASL, membuat kolam penampungan telah dicantumkan dengan kolam yang dibuat berdaya tampung hingga 250 m2/ perhari. Penggunaan air bersih hanya dapat dilakukan sebab potensi air bawah tanah di kawasan itu mengandung kadar garam tinggi hingga tak layak konsumsi.

 

Peliput : Jumadi | Editor : Akbar

Related Post