


RAPORMERAH.CO POLMAN – Dalam upaya menstabilisasikan harga pangan yang cukup meningkat di bulan Suci Ramadhan, pihak Bulog dalam mendukung Pelaksanaan Stabilisasi Pangan secara serentak di Indonesia.
Pihak Bulog menggandeng sejumlah mitra, asosiasi, instansi (PGRI), yayasan maupun pesantren dan para pedagang kecil dengan mekanisme titip jual terang Ka Devisi Regional Bulog Polman Ir.Hj.Arwiyati saat d temui diruangan kerjanya 13-6-2017 bertempat Kantor Divisi Regional Bulog Polman .
Lebih Lanjut Hj. Arwiyati mengatakan stabilisasi pangan yang dilakukan oleh pihak Bulog merupakan dibawah harga pasar dengan kwalitas yang sama dengan tujuan memberikan akses yang mudah bagi masyarakat selama bulan suci Ramadhan hingga menjelang Idul Fitri .
Komoditas yang dijual dalam gerakan ini diantaranya beras kepala, beras merah, bawang merah, bawang putih, gula pasir, terigu, minyak kelapa merek Avena. Sedang untuk daging bisa disiapkan dan jika diminati masyarakat karena daging yang bisa disiapkan berupa daging kerbau.
Komoditas yang paling cepat laris dan diminati masyarakat berupa gula pasir dan terigu, untuk gula telah terjual habis sebanyak 20 ton lebih, gula yang kami datangkan berasal dari daerah Bone yakni gula camming, saat ini kami pesan lagi 700 kg, untuk terigu telah habis terjual sebanyak 2 setengah ton, minyak kelapa merek Avena dengan berat 2 liter terjual sebanyak 40 Dos , dan 1 Liter sebanyak 20 dos dimana saat ini kami pesan 10 Dos untuk 2 liter serta 10 dos yang 1 literan.
Komoditi bawang merah berasal dari Enrekang yang saat ini sudah mulai stabil harga dipasaran, bawang putih berasal dari pusat dikirim ke daerah .
“Selain itu Rumah Pangan Kita (RPK) yang berjumlah 105 memiliki hubungan yang baik dalam menjalin kerja sama , para pedagang, toko maupun kios- kios banyak yang mengambil beras 20 sampai 30 karung untuk dijual kembali dimana mekanisme pembayarannya boleh cas atau perminggu”. Terang Kadiv Regional Bulog Polman.
Peliput : Yuni | Editor : Akbar
Leave a Reply