RAPORMERAH.co, MAKASSAR – Jabatan Direktur Reserse Narkoba Polda Sulsel yang baru Kombes Pol Hermawan mempunyai tugas cukup berat dalam memberantas pelaku peredaran dan penyalahgunaan narkotika di Sulawesi Selatan.
Berbekal pengalamannya saat bertugas di Badan Narkotika Nasional (BNN), tentunya Dir Narkoba Polda Sulsel ini mempunya strategi tersendiri dalam berantas narkoba.
Menurut Direktur Narkoba Polda Sulsel, Kombes Pol Hermawan mengatakan dirinya perlu dukungan dari seluruh kalangan masyarakat dalam memberantas peredaran narkotika.
“Tentunya bukan hanya saya, saya juga perlu dukungan dari seluruh elemen masyarakat maupun Instansi pemerintah untuk memberantas masalah narkoba ini. Karena terus terang narkoba mungkin kita sudah ketahui bersama bahwa Presiden Pak Jokowi sudah menyampaikan bahwa Indonesia saat ini telah menjadi darurat narkoba,” kata Hermawan saat ditemui usai acara sertijab, Jumat (13/4/2018).
Dalam menghadapi permasalahan peredaran narkoba lanjut Hermawan, perlu dirumuskan dan direncanakan dengan baik. Namun tentunya juga kata Hermawan, masyarakat perlu juga menginformasikan sebagai bentuk dukungan dalam tindak pemberantas narkotika ini.
“Informasi-informasi dari masyarakat juga sangat penting untuk mendukung pelaksanaan tugas kami nantinya, untuk bisa memaksimalkan pengungkapan kasus peredaran narkotika yang ada di Sulsel,” ujarnya.
Hermawan menjelaskan, bahwa di Sulawesi Selatan dari data pengguna narkoba cukup lumayan banyak. Namun Hermawan tidak dapat memastikan angka pengguna narkoba di Sulsel
“Untuk di Sulsel sendiri itu data prevalensi atau pengguna memang lumayan juga di sini, cukup banyak sehingga yang terdata ataupun yang belum terdata, itu tentunya kita juga patut memikirkan karena yang dihadapi oleh mereka. Selain pengedar atau bandar untuk yang terkena narkoba sebagai pencandu atau korban itu sesuai pasal 54 UUD 35 tahun 2009 itu wajib dilakukan rehabilitasi terhadap mereka,” ungkapnya.
Selain peran kepolisian dan pemerintah, kata Hermawan peran dari keluarga dan masyarakat sangat dibutuhkan untuk memberantas tindak peredaran dan penyalahgunaan narkotika di wilayah Sulawesi Selatan.
“Oleh karena itu peran serta keluarga, peran serta masyarakat sangat membantu untuk bisa meminimalkan peredaran narkoba di Polda Sulsel. Narkoba itu sangat berbahaya, namun kalau sudah ada antisipasi dari situ, tentunya bandar narkoba juga akan sulit untuk masuk ke masyarakat,” pungkasnya.
Penulis : Illank