RAPORMERAH.co, MAKASSAR – Curah hujan yang lebat terjadi selama dua hari melanda sebagian wilayah Sulawesi Selatan menyebabkan terjadinya beberapa kabupaten dan termasuk di Kota Makassar tergenang air di beberapa titik.
Tercatat, BTN Kodam 3 dan Kecamatan Manggala yang selalu menjadi langganan banjir juga terendam hingga ketinggian dada orang dewasa.
Bahkan, jalan trans Sulawesi juga terkenan dampak akibat hujan berkepanjangan tersebut. Misalnya di Jalan Perintis Kemerdekaan yang menghubungkan ke Kabupaten Maros, banyak kendaraan yang mogok di tengah jalan. Akibatnya, kemacetan panjang pun terjadi di wilayah tersebut.
Jalan AP Pettarani juga menjadi korban dari keganasan cuaca buruk tersebut. Jalan yang mengubungkan ke titik pusat Kota Makassar sudah menjadi Sungai Pettarani.
Hal ini pun membuat para pihak keamanan dan instansi terkait bekerja keras untuk mengavakuasi banjir tersebut.
Dari pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar menurunkan sebanyak 30 personel ke tiga titik rawan di Kota Makassar.
“Ada 30 personel yang diturunkan untuk mengevakuasi korban banjir yang ada di Kota Makassar,” ungkap salah satu anggota Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kota Makassar, Armawan Mus, Rabu, (23/1/2019).
Sementara itu, pihak Basarnas Kota Makassar menurunkan sebanyak 25 orang personel untuk mengevakuasi korban banjir yang ada di Kota Makassar.
(Ibl/Azr)