


RAPORMERAH.co, MAKASSAR – Peristiwa kecelakaan sebuah mobil Daihatsu Ayla yang menewaskan enam orang penumpang dan satu orang selamat di Jalan Poros Lingkungan Mangngadu, Kelurahan Mangngadu, Kecamatan Manggarabombang, Kabupaten Takalar, Jumat (22/12/2017) sekitar pukul 03.30 Wita.
Sehingga anggota Direktorat Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Sulsel melakukan olah TKP untuk mengetahui penyebab kejadian naas yang menyebabkan enam orang meninggal dunia.
Direktur Lantas Polda Sulsel, Kombes Pol Agus Wijayanto mengatakan dari hasil olah TKP diketahui mobil Daihatsu Ayla yang dikendarai oleh Syahrir melaju dengan kecepatan tinggi mengikuti mobil ambulance dari belakang berjarak 10 meter yang mengantar istri Daeng Ngerang yang mengalami pendarahan, namun saat masuk ditingkungan mobil tersebut tidak dapat menyimbangkan sehingga masuk ke dalam rawa-rawa.
“Diperkirakan supir merasa ngantuk saat mengemudi, dan selain itu, mobil yang mengikuti ambulance tersebut kemudian ia tidak menabrak siapa-siapa,” ungkap Agus saat merilis hasil olah TKP kecelakaan maut tersebut di Kantor Direktorat Lalu Lintas Polda Sulsel, Sabtu (23/12/2017).
Lanjut Agus menuturkan bahwa anggota melakukan olah TKP peristiwa kecelakaan naas tersebut dengan menggunakan metode Investigation Scientific, yaitu dengan menggunakan kamera laser tiga dimensi (3D).
“Kita tidak lagi menggunakan metode lama dengan menggaris pakai kapur untuk menandai TKP, karena sekarang kami menggunakan metode baru scientific investigation dengan menggunakan kamera laser 3D,” tuturnya.
Ia juga mengaku, alat kamera laser 3 dimensi tersebut hanya ada 10 unit di Indonesia.
“Jadi indonesia ada 10 unit, dan 4 unit diantaranya berada di Polda Sulsel yang digunakan pada saat kecelakaan yang terjadi di Kabupaten Luwu, Sulsel beberapa waktu lalu,” tutupnya.
Penulis : Illank
Leave a Reply