RAPORMERAH.co, MASAMBA – Adanya dugaan pungutan liar (pungli) pajak redtribusi non reklame beberapa hari lalu yang dilakukan oleh oknum Dinas Pendapatan Daerah (DISPENDA) Kabupaten Luwu Utara. Hal itu dirasakan beberapa pemilik Kendaraan books.
Jimmi pemilik mobil L300 mitsubishi (4 roda) dan mansi pemilik kebdaraan Mitsubishi Fuso (6 roda) menceritakan kronologisnya, saat itu kendaran tidak bongkar barang di pertokoan masamba, akan tetapi numpang lewat di wilayah kabupaten Kota Masamba Luwu Utara, tiba-tiba salah seorang dari petugas pajak menghampiri sembari mengeluarkan selembar kertas untuk di tandatangani dan harus membayar, ada pun besaran pungutan tersebut berfariasi tergantung kendaraan mereka.
“Anehnya pegawai pajak saat di tanya ini pajak apa mereka hanya katakan ini pajak non reklame, Ungkap Jimmi”
“parahnya lagi, Mereka juga mengancam dengan kata-kata kasar, kalau kami tidak mau bayar kami di suruh kasi terbang mobil saja biar tidak lewat di Daerah Masamba.” Jelas Jimmi.
Pemilik kendaraan books tersebut mengeluhkan adanya pungutan pajak non reklame serta ancaman yang dilakukan oleh oknum pegawai Dispenda, sementara mobil books mereka tidak ada sama sekali reklame yang terpasang di kendaraan tersebut.
Mengenai hal tersebut, Kepala Dispenda Kabupaten Luwu Utara, Tafsil, S saat di konfirmasi tim Rapormerah.co Selasa (7/11/2017) di Ruang kerjanya mengatakan, dirinya mengakui adanya oknum nakal yang melakukan pungli tersebut, bahkan ada yang sempat menelepon ke bidang perpajakan terkait hal yang sama, sehingga pada saat itu dilakukan tindakan untuk menghentikan hal tersebut, karna memang tidak sesuai dengan aturan yang ada.
“itu jelas telah terjadi kelalaian oleh anggota kami di lapangan itu di karenakan anggota kami yang bertugas pada saat itu adalah pegawai baru, olehnya itu kami sudah melakukan teguran,serta pembinaan dalam bentuk memberikan pemahaman tentang aturan yang berlaku, “ujarnya.
“Adapun masalah surat tugas itu juga jelas kami keluarkan sudah sesuai dengan peruntukannya namun mereka yang salah memperlihatkan surat tugas tersebut, “tambah Tafsil sembari memperlihatkan surat tugas anggotanya.
Dan saya bersukur adanya laporan serta pengaduan seprti ini untuk menjadi bahan evaluasi kami kedepan dan adapun kejadian di tersebut kami yakinkan itu tidak akan terjadi lagi kunci Tafsil selaku kepala badan pendapatan daerah Kab Luwu utara.
Penulis : Hendra