


RAPORMERAH.co, MAKASSAR – Komisi Pemilihan Umum (KPU) akan menetapkan pasangan calon baik Walikota Makassar maupun Gubernur Sulsel, direncanakan pada tanggal 12 Februari mendatang.
Sehingga pihak Polrestabes Makassar bersama KPU telah berkoordinasi langkah-langkah pengamanan pada saat penetapan calon pasangan Pilkada serentak 2018.
“Sebelum pencabutan nomor urut, kegiatan pengamanan nanti adalah penetapan pasangan calon, itu tanggal 12 Februari. Kami sudah berkoordinasi dengan KPU Kota Makassar,” kata Wakapolrestabes Makassar, AKBP Hotman Sirait saat ditemui di Mapolrestabes Makassar, Jumat (09/02/2018).
Lanjut Hotman, bahwa nantinya dalam penetapan pasangan calon hanya menghadirkan perwakilan dari setiap tim pemenangan paslon sebanyak 20 orang. Karna dikuatirkan akan banyak massa yang hadir jika paslon baik walikota maupun gubernur dihadirkan pada saat penetapan nanti.
“Hanya 20 orang saja yang dihadirkan dari setiap perwakilan paslon dengan menggunakan kartu pengenal dan membawa surat mandat dari ketua tim pemenangan paslon, untuk tanggal 12 nya. Supaya muda pengaturannya dari segi pengamanan,” ungkapnya.
Tidak hanya itu kata Hotman, pada tanggal 13 Februari nanti agenda selanjutnya adalah pencabutan nomor urut pasangan calon, ia mengaku, pihak kepolisian sudah punya konsep pengamanan untuk hal itu. Namun harus dipastikan dulu tempat mana yang akan digunakan nantinya.
“Yang jelas kemungkinan besar tidak dilaksanakan di KPU kota maupun provinsi, untuk pencabutan nomor urut masing-masing paslon baik walikota maupun gubernur,” tambahnya.
Hotman membeberkan, jumlah personel yang akan diturunkan sebanyak 600 hingga 750 personel pada saat penetapan dan pencabutan nomor urut nantinya.
“Polrestabes Makassar akan menurunkan personel 600 hingga 750 personel diluar dari bantuan Polda Sulsel. Untuk sterilisasi tempat dan kendaraan taktis kita akan minta bantuan dari polda,” bebernya.
Ia pun menghimbau kepada seluruh tim pasangan calon baik Pilwali maupun Pilgub agar bisa meminimalisir massa yang akan hadir pada saat penetapan calon dan pencabutan nomor urut, supaya potensi konflik bisa diantisipasi.
Penulis :Illank
Leave a Reply