Kejari Makassar Paparkan Data Kinerja Sepanjang Tahun 2017

Kajari Makassar, Dicky Raharjo (tengah) saat merilis hasil kinerja Kejari Makassar sepanjang 2017, Jumat (15/12/2017) | Foto : Illank

Kajari Makassar, Dicky Raharjo (tengah) saat merilis hasil kinerja Kejari Makassar sepanjang 2017, Jumat (15/12/2017) | Foto : Illank

RAPORMERAH.co, MAKASSAR – Kejaksaan Negeri (Kejari) Makassar merilis data kinerja selama tahun 2017 dalam rangka pelaksanaan akuntabilitas kinerja dan keterbukaan informasi publik, Jumat (15/12/2017).

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Makassar, Dicky Rahardjo mengatakan, sepanjang tahun 2017 Kejari Makassar telah melakukan pembinaan terhadap personil dan telah menyerap anggaran sekitar Rp. 11 miliar.

“Ada 4 orang pengawai menjalani pemeriksaan internal sedangkan untuk anggaran yang terealisasi sekitar 78,60 persen atau Rp. 8,9 miliar sepanjang tahun 2017,” kata Dicky Raharjo saat Aula Kejari Makassar, Jalan Amanagappa.

Sedangakan, lanjut Dicky, untuk penerimaan negara bukan pajak (PNBP) sepanjang tahun 2017 total yang berhasil didapatkan sekitar Rp. 6,6 miliar dengan rincian denda dan uang pengganti dari tindak pidana korupsi sebesar Rp. 4,6 miliar, denda tilang kendaraan bermotor sebesar Rp. 2 miliar dan uang rampasan dari tindak pidana umum sebanyak Rp. 3,6 juta.

“Jadi, PNBP ini didominasi dari tindak pidana korupsi yang sekitar Rp. 4,6 miliar yang masuk di Kejari Makassar,” ujarnya.

Sementara, program Jaksa Masuk Sekolah kata Dicky, telah dilaksanakan di 6 Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri di Kota Makassar dengan jumlah peserta 533 siswa.

“Untuk kegiatan Jaksa Samborita telah dilakukan di 13 Kecamatan dan untuk Kantin Kejujuran telah diaktifkan di 5 SD, 5 SMP dan 5 SMA Kota Makassar dan Kejari Makassar juga telah membuka kantin kejujuran sendiri,” ungkapnya.

Dicky menambahkan, Tim Pengawalan, Pengamanan Pemerintah dan Pembangunan Kota Makassar (TP4D) mendampingi 16 instansi dengan nilai proyek yang dikawal seluruhnya sebesar Rp. 400, 32 miliar.

Penulis : Illank

Leave a Reply