RAPORMERAH.CO – Kepala sekolah SLB Pembina Tingkat Provinsi akan mengambil langkah hukum terhadap oknum yang berada disekolah terkait perbuatan keonaran yang merugikan dirinya, Kamis (02/04/2020).
Beberapa persoalan yang merugikan dirinya dan sekolah adalah pengrusakan kunci ruangan dan mengganti kunci tanpa se izin dirinya.
Selain itu kata H. Hasim salah satu oknum guru honorer yang membawa senapan di depan masuk pintu gerbang sekolah dinilai terlalu berlebihan.
” Saya sebagai kepala sekolah merasa terganggu dan itu sudah menjadi ancaman yang dapat menimbulkan kecemasan bagi saya, tentunya keselamatan nyawa saya terganggu ” Terangnya.
Selain itu kata H. Hasim kenapa cleaning servis itu dijadikan tameng dan dijadikan ekplositasi alat untuk menyerang saya masalah gaji, padahal itu bukan rana saya, penggajian itu langsung di dinas pendidikan.
” Tidak ada gaji disaya itu cleaning servis tapi langsung di dinas pendidikan, melalui anggaran APBD ” Ungkapnya
Persoalan yang lain kata H. Hasim yakni pemutusan aliran listrik di rumah jabatannya yang di lakukan oleh oknum yang tidak bertanggungjawab padahal itu bukan rana mereka tapi itu ranah PLN.
” Jadi sikap saya sekarang kalau tidak ada penyelesaian secara kekeluargaan maka saya akan tempuh jalur hukum untuk menyelesaikan persoalan, saya masi menunggu itikad baik, sampai hari Senin jika tidak ada penyelesaian maka akan saya proses secara hukum ” Tegasnya
Penulis : Yudi
Editor : Syahril