RAPOR MERAH.CO MAROS – Komunitas Badik Celebes Maros, akan menggelar pameran akbar di Museum Peninggalan Cagar Budaya Kabupaten Maros di Jalan Ahmad Yani, mulai 29 hingga 30 Juli ini.
Agenda kegiatan ini merupakan pertama kalinya akan terlaksana di Maros. Pada rapat pemantapan persiapan pameran di Warkop Dg Tene, Senin malam 3/3, memutuskan, akan banyak benda pusaka berpamor tua bernilai tinggi ciri khas senjata leluhur Bugis Makassar di Maros yang akan di ikutkan pameran nantinya.
Ketua Umum Badik Celebes Sulawesi Selatan, Djadjang Andi Abbas, meyakini jika Komunitas Badik Celebes Maros, manpu mensukseskan pameran ini dan lebih baik dibandingkan belasan pameran yang telah diselenggarakan di Sulawesi Selatan.
Kerjasama dengan pemerintah daerah, menurut Djajang, adalah hal utama dalam hal mengangkat budaya lokal yang selama ini terabaikan, ketertinggalan budaya ini dibuktikan oleh minimnya pengetahuan generasi muda saat ini mengenali jenis benda pusaka yang berpamor, padahal pusaka pusaka ini merupakan identitas dan jati diri masyarakat Bugis Makassar
“Jadi benda pusaka yang di ikutkan dalam pameran nantinya tentu memiliki pamor kualitas original baik yang dimiliki warga Maros maupun dari berbagai daerah lainya di Sul Sel, kemudian benda pusaka yang di ikutkan pameran masing diberikan sertifikat sebagai tanda jika benda pusaka teraebut pernah di Pamerkan,” Kata Djadjang.
Pakar Benda Pusaka, Badik Celebes Maros, S.M Danial Assaggaf, memberikan pandangan, bahwa tema yang akan digunakan pada ivent ini yakni Meneropon Jejak Karya Agun Masa Silam di Buttasalewangan Maros dalam rangka menyambut hari Jadi Maros, “Tema ini sangat pentingan terutama mengenang berbagai jenis tradisi yang selama ini mulai terlupakan,” ujar dia. kebutuhan kegiatan pameran sendiri.
Ketua Badik Celebes Maros, Haris Batara, mengatakan, saat ini pihaknya telah mendapat dukungan dari berbagai pihak, utamanya, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Pemerintah Kabupaten Maros, dengan fasilitas yang di izinkan penggunaanya yakni Gedung Miseum Peninggalan Benda Pusaka dan Cagar Budaya Kabupaten Maros.
Haris menambahkan, kegiatan ini pun telah mendapat restu dan dukungan dari para budayawan dan lembaga lembaga pelestari budaya di Maros, utamanya Pihak Istana Balla Lompoa di Kassi Kebo dan Istana Karaeng Turikale, yang menjadi tempat lahirnya Komunitas Badik Celebes Maros.
Ketua Panitia Pelaksana Pameran Benda Pusaka Badik Celebes Maros, S.A Fathusilham Assaggaf, mengatakan, konsep yang akan ditampilkan nantinya tidak terlepas dari nuangsa kearifan budaya lokal yang kental dengan benda pusaka budaya masyarakat Maros.
Pameran nantinya, juga akan dimeriahkan dengan
festifal kesenian yang melibatkan sejumlah sanggar seni di Maros. Akan berlangsung pada malam hari dengan harapan manpu menjadi daya tarik dan wahana hiburan rakyat.
“Kegiatan ini akan menjadi ruang edukasi khususnya generasi muda dan masyarakat Maros pada umumnya, jadi berbagai pihak sekolah di Maros akan kami undang nantinya, ” kata dia.
Pakar Benda Pusaka, Badik Celebes Maros, S.M Danial Assaggaf, memberikan pandangan, bahwa tema yang akan digunakan pada ivent ini yakni Meneropon Jejak Karya Agun Masa Silam di Buttasalewangan Maros dalam rangka menyambut hari Jadi Maros, “Tema ini sangat pentingan terutama mengenang berbagai jenis tradisi yang selama ini mulai terlupakan,” ujar dia
Penulis : Jum | Editor : Akbar