RAPORMERAH.CO PINRANG – Setelah Telkomsel Peduli, lewat mitranya PT.Ardan Masogi yang menemui Indo Sawe, Sabtu (29/7) lalu membuat sejumlah orang terharu dan ikut menyisihkan bantuan alakadarnya secara bergiliran.
Bahkan Tim Kementerian Sosial melalui Tim Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) yang di backup langsung Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Pinrang bersama Tim Panti Jompo Asal Kota Parepare, terlihat turun meninjau langsung kondisi Indo Sawe (80) di Jalan Gajah Kec.Watang Sawitto Kab.Pinrang Sulsel, Sabtu sore (29/7).
Kementerian Sosial lewat
Chaerul, dari Program TKSK Dinsos kab.Pinrang.
Menurut Chaerul, pihaknya akan mengawal Indo Sawe, untuk diantar ke Panti Jompo. “Karena kelengkapan administrasi seperti KTP, dan KK , Indo Sawe (80) dll belum ada sehingga sehingga pihaknya akan melengkapi sebelum diantar ke panti jompo, ” katanya , seraya mengatakan, syarat administrasi inilah sangat diperlukan untuk menjadikan Indo Sawe, menghuni Panti Jompo, dan mendapat dukungan pihak keluarga Indo Sawe itu sendiri.
“Demi kepentingan kesehatan Indo Sawe, sangat diharapkan peran keluarga, itu yang sangat menentukan, ” katanya lagi.
Nurdin (30) satu-satunya anak Indo Sawe, kepada Rapormerah dan Matarakyat, saat acara penyerahan bantuan Telkomsel Peduli, Sabtu lalu, justru mengharapkan adanya kemudaan orangtuanya ke Panti Jompo .
Rapormerah yang mengamati kondisi Indo Sawe, memang sangat menyedihkan terutama pada segi kesehatan karena suhu dalam rumah berlantai tanah, berdinding gamacca, beratap seng dan papan.
Putra-satunya keturunan Indo Sawe, Nurdin, ketika menerima bantuan Telkomsel Peduli, kepada Rapormerah.co, dan Matarakyat.co, Sabtu lalu, mengharapkan adanya uluran tangan pihak ketiga dan pemerintah agar orang tuanya, ke panti jompo.
Penulis : Nasri Aboe
Editor. : Akbar