


RAPORMERAH.co, MAKASSAR – Korban kapal Arista yang tenggelam di perairan Makassar berhasil dievakuasi oleh Tim Basarnas Makassar, Rabu (13/6/2018) sekitar pukul 13.00 Wita.
Kapal Arista yang mengangkut penumpang diperkirakan sebanyak 45 orang ini, berangkat dari Pelabuhan Paotere ke Pulau Barrang Lompo. Namum dihantam ombak tinggi sehingga mengakibatkan kapal nelayan tersebut karam dan tenggelam.
Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Dicky Sondani menjelaskan, bahwa Kapal Arista ini bukanlah kapal pengangkut penumpang namun hanya kapal nelayan.
“Jadi kapal ini berisi lebih dari 40 orang yang berasal dari data sementara. Berangkat dari Pelabuhan Paotere dengan tujuan ke Pulau Barrang Lompo,” kata Dicky saat memberikan keterangan persnya di Rumah Sakit TNI AL Jala Ammari, malam tadi.
Lanjut Dicky, pada saat kejadian situasi angin sangat kencang dan ombak cukup tinggi, sehingga kata dia, kapal tersebut dihantam ombak mengakibatkan kapal karam dan tenggelam.
“Korban sebagian besar tidak menggunakan pelampung, dan juga kapal diduga kelebihan kapasitas,” ujarnya.
Dicky menyebutkan, bahwa Tim Biddokkes Polda Sulsel telah berhasil mengindentifikasi korban tenggelam Kapal Arista sebanyak 37 orang.
“Dimana ada 13 orang meninggal dunia dan ada 24 orang selamat,” sambungnya.
Dicky menambahkan, jenazah ke 13 korban kapal tenggelam akan segera diserahkan ke pihak keluarga setelah proses administrasi diselesaikan.
“Malam ini juga para korban akan diserahkan ke keluarga korban untuk dimakamkan di kampung halamannya,” pungkasnya.
Penulis : Illank
Penyerahan ke 13 jenazah korban Arista ke pihak keluarga disambut isak tangis dan 13 mobil jenazah yang telah disiapkan.
Leave a Reply