


RAPORMERAH.co, MAKASSAR – Rapat Kerja Provinsi Ikatan Motor Indonesia (IMI) Sulawesi Selatan dibuka dengan resmi oleh Pangdam XIV Hasanuddin, Mayjen TNI Agus Surya Bakti selaku Dewan Pembina IMI Sulsel, Minggu (28/01/2018).
Dalam acara tersebut dirangkaikan dengan IMI Awards dan MoU Kodam XIV Hasanuddin di Alamanda Ballroom Aryaduta Hotel Makassar.
Pangdam XIV Hasanuddin sangat apresiasi terhadap segenap Pengurus IMI Sulsel atas kepercayaannya melakukan kerjasama dengan Kodam XIV Hasanuddin.
“Terima kasih dan penghargaan atas kepercayaan Ketua dan segenap Pengurus IMI Provinsi Sulsel untuk melaksanakan penandatangan MoU dengan Kodam XIV Hasanuddin yang difokuskan pada kegiatan belanegara, karya bakti dan bakti sosial serta pelatihan fisik maupun mental sebagai atlet balap motor dan mobil,” ungkap Agus.
Selain itu, Pangdam juga menyampaikan, dengan membangun sinergitas bersama dapat membantu mengatasi kesulitan masyarakat dengan menebar kedamaian dan kesejahteraan.
Stigma selama ini kata Agus, yang menganggap anak motor tidak bisa dikendalikan, meresahkan dan mengganggu stabilitas keamanan dapat berubah karena disalurkan melalui organisasi IMI.
“Kesan eksklusif agar diwujudkan dalam program yang kreatif dan inovatif, kegiatan touring diiringi dengan kegiatan karya bakti dan bakti sosial sehingga keberadaan IMI benar-benar bermanfaat bagi masyarakat sebagai bagian dari solusi juga melahirkan prestasi,” lanjut Mayjen Agus SB.
Agus menyebutkan, TNI siap memfasilitasi para pembalap baik motor dan mobil, dari pada menggunakan jalan raya yang dapat menganggu masyarakat.
“Ada lahan TNI bisa digunakan sebagai sarana latihan balap baik motor atau mobil, agar tidak mengunakan jalan raya. Apabila ada motor atau mobil dari prajurit bisa juga dilakukan pembinaan sehingga akan lahir atlet balap dari Kodam Hasanuddin,” tambahnya.
Pangdam Hasanuddin menambahkan, Kodam juga dapat memfasilitasi pelatihan belanegara dan pelatihan fisik sehingga akan diperoleh atlet yang handal dari segi fisik maupun mental serta semangat belanegara, memiliki wawasan kebangsaan serta cinta tanah air.
“Dengan begitu dapat mereduksi arogansi di jalan raya, patuh aturan lalu lintas serta menciptakan kedamaian di tengah-tengah masyarakat,” pungkasnya.
Penulis : Illank
Leave a Reply