RAPORMERAH.co, MAKASSAR – Pasca gempa bumi dan Tsunami Menteri Pendidikan dan Budaya, Muhadjir Effendy direncanakan akan bertolak ke Palu, Sulawesi Tengah dengan menumpangi pesawat Hercules di Lanud Sultan Hasanuddin.
Kedatangan Mendikbud ke Palu untuk membawa bantuan sarana dan prasarana pendidikan, termasuk tenda sekolah darurat yang akan didirikan sekitar pengungsian.
Muhadjir meminta kepada seluruh sekolah agar mengakomodir para pengungsi korban bencana alam di Sulteng yang ingin melanjutkan pendidikannya.
Mendikbud mengatakan, kedatangannya ke Palu untuk mengecek langsung seperti apa kerusakan sekolah yang terjadi di Palu. Dengan membawa serta bantuan peralatan sekolah darurat.
“Termasuk tenda sekolah darurat berstandar UNICEF yang dapat menjadi 6 kelas darurat, dilengkapi dengan peralatan belajar mengajar. Kita akan dirikan tenda sekolah darurat itu di sekitar lokasi pengungsian agar kegiatan belajar mengajar dapat berjalan. Dan tenda itu dapat bertahan selama satu tahun,” kata Muhadjir, Jumat (5/10/2018).
Sementara itu, terkait relokasi sekolah Kemendikbud akan berkoordinasi dengan Kementerian PUPR. Dimana kata Muhadjir, sekolah yang rusak ringan akan ditangani langsung oleh pihaknya.
“Sedangkan bagi sekolah rusak total akan dita.ngani oleh Kementerian PUPR,” sambungnya.
Dia menjelaskan, relokasi sekolah sesuai sistem zonasi di kawasan terdampak bencana gempa di Sulteng ini akan menjadi percontohan bagi proyek pembangunan sekolah di wilayah lainnya.
“Relokasi tersebut akan dikaji secara mendalam, baik untuk lokasi baru yang aman dari bencana maupun model bangunannya. Yang dibantu oleh Kementerian PUPR dalam penyusunan tata letak sekolah baru,” jelasnya.
Mendikbud, Muhadjir Effendy transit di Kota Makassar, kemudian akan bertolak ke Kota Palu pada Sabtu (6/10) besok pagi dengan menumpangi pesawat Hercules milik TNI AU melalui Lapangan Udara Sultan Hasanuddin.
Penulis : Illank