Pilih Aborsi, KW: Pacar Saya Tidak Mau Tanggung Jawab

Kapolres Gowa, AKBP Shinto Silitonga saat memberikan keterangan persnya di Mapolres Gowa, | Foto : Illank

Kapolres Gowa, AKBP Shinto Silitonga saat memberikan keterangan persnya di Mapolres Gowa, | Foto : Illank

RAPORMERAH.co, GOWA – Seorang perempuan berinisial KW (21) terpaksa berurusan dengan pihak kepolisian lantaran menggugurkan janin yang tengah dikandungnya.

“Saya sudah hamil 4 bulan. Pacar saya tidak mau tanggung jawab,” kata KW di Mapolres Gowa, Rabu (21/3/2018).

Kapolres Gowa, AKBP Shinto Silitonga menerangkan bahwa, janin yang dikandungnya telah berumur empat bulan, ia gugurkan dengan cara meminum obat antik biotik jenis floxigra 500 mg. Didapatnya melalui toko online dengan harga Rp. 1,6 juta perkotak.

“Dia minum selama beberapa hari sampai obatnya habis. Sehingga, menimbulkan efek mual dan sakit kepala hingga akhirnya keguguran,” terang Shinto.

Setelah janinya berhasil keluar, kata Shinto kemudian KW menghubungi adik pacarnya berinisial NH (21) dan ia meminta bantuan untuk menguburkan janin tersebut.

Dengan persetujuan NH, janin tersebut dibawa ke Dusun Bangkala, Desa Je’nemadingin, Kecamatan Pattallassang, Kabupaten Gowa untuk dikuburkan pada hari Jumat pekan lalu.\

Penulis : Illank

Leave a Reply