RAPORMERAH.co, MAKASSAR – Tim kesehatan dari jajaran Polri yang dikerahkan ke lokasi bencana alam gempa bumi dan Tsunami di Kabupaten Donggala dan Palu, Sulawesi Tengah (Sulteng) akan langsung melakukan proses identifikasi terhadap jenazah korban bencana gempa.
Hal ini dikatakan Kapusdokkes Mabes Polri, Brigjen Pol Arthur Tampi saat ditemui di ruang Biddokkes Polda Sulsel, Sabtu (29/9/2018) malam tadi.
“Proses identifikasi sudah langsung berjalan. Tadi kita juga sudah serahkan jenazah korban sebanyak 98 jenazah yang sudah diidentifikasi ke keluarga korban,” kata Arthu.
Meski demikian, Arthur menyebutkan, jika masih ratusan jenazah yang masih berada di halaman RS Bhayangkara Palu. Namun, dia mengaku, belum dapat meninjau keadaan dan kondisi rumah sakit lainnya yang berada di lokasi bencana alam.
“Tetapi saya tinggal tadi, sudah ada 261 jenazah yang masih ada di RS Bhayangkara dan masih terus bertambah. Saya juga belum sempat ke Undata Palu informasinya di sana juga banyak jenazah. Tapi saya belum sempat melihat kondisinya di sana,” ungkapnya.
Dia juga belum dapat mengetahui secara pasti berapa jumlah jenazah korban yang telah diserahkan ke keluarga korban yang berada di rumah sakit lain.
“Karena mungkin saja di rumah sakit-rumah sakit lain itu, sudah lakukan identifikasi sendiri dan menyerahkan ke keluarga. Memang pendataan dan posko itu belum terbentuk tapi tadi sore sudah terbentuk posko di rumah Gubernur Sulteng,” pungkasnya.
Penulis : Illank | Editor : A.Azhar