Puluhan Sopir Angkutan Logistik Demo di Depan Pelabuhan Makassar

RAPORMERAH.CO, MAKASSAR – Puluhan pengemudi angkutan logistik dari berbagai organisasi melakukan aksi unjuk rasa di depan Pelabuhan Makassar, Jalan Nusantara, Kota Makassar, Senin (23/9/2019).

Aksi tersebut dilakukan terkait dengan dikeluarkannya surat edaran dari BPH Migas yang menaikkan harga bio solar subsidi dengan Rp 5.150 perliternya. Sementara SPBU memberikan pelayanan pengisian solar dexlite seharga Rp 10.400 yang merupakan non subsidi.

Massa melakukan orasinya dengan menggunakan alat pengeras suara dan secara bergantian menyampaikan pendapatnya terkait dampa dari surat edaran BPH Migas.

Dampak dari surat edaran tersebut, kata koordinator lapangan aksi, Ghalib Al Idrus akan menjadi tingginya harga logistik sehingga akan mempengaruhi daya beli masyarakat.

“Tentunya hal ini akan mempengaruhi daya saing komoditi lokal Sulsel untuk tujuan ekspor. Akibat kelangkaan BBM solar bersubsidi mempengaruhi juga kelancaran arus distribusi barang dan logistik,” kata Ghalib.

Massa pun menolak keras surat edaran yang dikeluarkan BPH Migas pada tanggal 29 Agustus lalu dan menuntut BPH Migas mencabut surat edaran tersebut.

“Jika surat edaran tersebut tidak dicabut, maka dalam jangka waktu 1×24 jam akan konsolidasi penyesuaian tarif baru sebesar 50 persen dari harga saat ini yang berlaku,” pungkasnya.

Setelah melakukan aksi unjuk rasa massa pun membubarkan diri dengan tertib dan teratur dengan mendapatkan pengawalan dari pihak kepolisian.

(Mir/Azr)

Related Post