Seorang Pria Ditemukan Tewas Berlumuran Darah Dalam Rumah di Makassar

Jenazah dibawa ke RS Bhayangkara Makassar. (Foto/illank)

Jenazah dibawa ke RS Bhayangkara Makassar. (Foto/illank)

RAPORMERAH.co, MAKASSAR – Warga Jalan Sunu 3, Kelurahan Soangga, Kecamatan Tallo dikagetkan dengan penemuan jenazah seorang pria dengan berlumuran darah di dalam rumahnya, Minggu (27/1/2019).

Jenazah yang ditemukan berlumuran darah tersebut diketahui bernama Rusdi berusia 37 tahun yang tiap hari berprofesi sebagai buruh harian.

Korban ditemukan pertama kali oleh orangtuanya sendiri bernama Hj Hasiah dengan posisi terlentang di ruang dapur rumahnya dan disekitar jenazah terdapat bercak darah.

Kejadian Hj Hasiah menemukan anaknya sudah tak bernyawa lagi, ketika dirinya menelpon korban namun tak mendapatkan jawaban. Karena penasaran dengan kondisi anaknya sehingga dirinya mendatangi rumah korban yang bertingkat dua itu.

“Saya telpon-telpon tapi tidak aktif, jadi saya kesini (di rumah anaknya). Dan saat mau masuk rumah, ternyata terkunci jadi ku panggil-panggilmi anakku tapi tidak na buka pintu,” kata Hj Hasiah.

Tetapi lanjut Hj Hasiah, setelah tiba di rumah korban. Pintunya dalam keadaan terkunci dan meminta warga sekitar untuk membuka secara paksa pintu rumahnya tersebut. Ketika pintu rumahnya berhasil dibuka ditemukan korban tergelatak di dapur dengan lumuran darah.

Sementara, Kapolsek Tallo, Kompol Amrin AT mengatakan, jika kejadian penemuan jenazah tersebut diketahui setelah adanya informasi dari warga. Sehingga pihaknya langsung ke lokasi dan juga menghubungi pihak Biddokkes Polda Sulsel serta Tim Inafis Polrestabes Makassar.

“Orang tuanya sendiri yang pertama kali menemukan korban. Dimana korban ditemukan dalam keadaan berlumuran darah,” terangnya.

Saat dilakukan pemeriksaan awal, pihak Biddokkes Polda Sulsel tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Hanya ditemukan bercak darah yang diduga dari korban sendiri.

“Kami belum bisa pastikan penyebab kematian korban. Hanya saja berdasarkan pantauan, korban meninggal karena terjatuh dari tangga dan ataukah korban memiliki riwayat penyakit,” tambahnya.

Selanjutnya, jenazah korban kemudian dibawa ke RS Bhayangkara Makassar untuk pemeriksaan lebih lanjut. Namun, pihak orang tua korban menolak untuk dilakukan otopsi.

(Ink/Azr)

Leave a Reply