Sumur Warga Terdampak Banjir di Jeneponto Dibersihkan

PMI dan Kepolisian menyalurkan air bersih untuk korban bencana alam

RAPORMERAH.co, MAKASSAR – Yayasan Haji Kalla bekerjasama dengan Satuan Brimob Polda Sulsel dan PMI Sulsel melaksanakan pembersihan sumur warga terdampak banjir bandang di kabupaten jeneponto, Rabu, (30/1/2019).

Pada pembersihan yang telah terlaksana hingga hari ke-3 Sedikitnya 70 sumur yang telah dibersihkan yang tersebar di 3 Kecamatan, yakni Binamu, Turatea dan Tamalatea.

Setiap harinya ada 3 Tim yang bekerja membersihkan sumur warga dan Rata-rata sekitar 30 sumur yang dapat dibersihkan.

Selain itu, PMI dan Yayasan Haji Kalla juga mendistribusikan air bersih kepada korban banjir di Kabupaten Jeneponto. Distribusi air bersih menggunakan 2 unit truk tangki air PMI yg didatangkan dari Palu Sulteng.

PMI mengambil air bersih dari PDAM Kab. Bantaeng sebab PDAM Jeneponto saat ini tidak dapat memproduksi air bersih dikarenakan mesin penjernih air terendam lumpur dan pipa distribusinya banyak yang patah akibat terjangan banjir.

Rencananya PMI akan memproduksi sendiri air bersih menggunakan 2 alat watsan milik PMI yang didatangkan dari Pusat Watsan PMI di Jatinangor Jawa Barat yang mampu memproduksi 6.000 liter air bersih perjam setiap unitnya.

Hal ini dilakukan PMI untuk memperpendek jalur distribusi air bersih kepada warga, dibandingkan dengam mengambil sumber air bersih dari Bantaeng yang jaraknya 60 KM.

(Mir/Azr)

Related Post