Targetkan WBK, Kanwil Kemenkumham Sulsel Studi Tiru di Lapas Salemba

RAPORMERAH.co, JAKARTA | Jajaran Pemasyarakatan Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Sulawesi Selatan (Sulsel) pagi ini, Kamis, 7 Pebruari 2018 tiba Lapas salemba Jakarta Pusat. Rombongan yang berjumlah 25 orang terdiri dari para Kepala Unit Pelaksana Teknis (KaUPT) Pemasyarakatan dan pejabat Kanwil Sulsel dipimpin langsung Kepala Divisi Pemasyarakatan, Marasidin Siregar dan Kepala Divisi Administrasi, Abd. Rahman.

Kunjungan ke Lapas Salemba ini dilaksanakan dalam rangka mewujudkan pembangunan zona integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) di Jajaran Kanwil Sulsel.

“Kami kesini terus terang untuk mengambil ilmu dari Lapas Salemba guna kami terapkan di Sulsel untuk menggapai predikat WBK di satker yang ada,” ujar Kepala Divisi Pemasyarakatan Marasidin Siregar

Bagimanapun juga seluruh UPT harus mampu meraih predikat WBK. “Ini bukan sesuatu hal yang mustahil untuk kita raih, kita bisa ambil contoh di instasi lain seperti kepolisian. Mereka bisa mengapa kita tidak, saya rasa harus kita pupuk kemauan untuk melakukan perubahan dalam upaya mendapatkan predikat WBK,” ungkap Marasidin pada Kasubag Humas dan TI yang ikut mendampingi rombongan melakukan studi tiru.

Pada tahun 2018 lalu Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) telah berhasil memperoleh predikat Wilayah Bebas Korupsi (WBK) sebanyak 10 unit kerja, salah satunya Lapas Salemba ini.

Predikat Menuju WBK adalah predikat yang diberikan kepada suatu unit kerja yang memenuhi sebagian besar manajemen perubahan, penataan tatalaksana, penataan system manajemen SDM, penguatan pengawasan dan penguatan akuntabilitas kinerja.

Sedangkan predikat Menuju Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM) adalah predikat yang diberikan kepada suatu unit kerja/satuan kerja yang sebelumnya telah mendapat predikat Menuju WBK dan memenuhi sebagian besar manajemen perubahan, penataan tatalaksana, penataan sistem manajemen SDM, penguatan pengawasan, penguatan pengawasan, penguatan akuntabilitas kinerja dan penguatan kualitas pelayanan publik.

Seperti yang disampaikan oleh Direktur Jenderal Pemasyarakatan, Sri Puguh Budi Utami yang akan memproyeksikan sebanyak 100 lebih UPT untuk mendapatkan predikat WBK tahun depan.

Rombongan Kanwil Sulsel diterima langsung oleh Kalapas Salemba, Marlik Subiyanto, Bc.IP., S.Pd., MH beserta jajarannya.

(Mir/Azr)

Related Post