


RAPORMERAH.co, MAKASSAR – Massa pendukung DIAmi melakukan aksi unjuk rasa menyikapi keputusan KPU Kota Makassar yang mendiskualifikasi pasangan calon Walikota dan Walikota Makassar, Danny Pomanto dan Indira Mulyasari di Monumen Mandala, Sabtu (28/4/2018).
Menggunakan mobil tronton dan pengeras suara massa pendukung DIAmi melakukan orasi secara bergantian menuntut untuk tetap paslon DIAmi tetap ikut bertarung pada Pilkada Kota Makassar.
Tak hanya itu, massa juga membakar satu unit motor Honda Scoppy sebagai bentuk perlawanan terhadap diskualifikasinya paslon nomor urut 2 dari Pilwakot Makassar.
“Ini adalah bentuk perlawanan kami terhadap keputusan MA. Dan aksi ini akan terus berlanjut, bahkan kami akan membakar mobil jikalau tuntutan kami tidak diindahkan,” tegas jendral lapangan, Padil.
Ia juga mengancam akan memboikot Kota Makassar jika paslon DIAmi tetap tidak diikutkan dalam pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Makassar.
“Saya berani garansikan akan memboikot Kota Makassar,” tungkasnya.
Usai melakukan aksi unjuk rasanya massa pendukung DIAmi kemudian membubarkan diri sambil melakukan konvoi dengan pengawalan ketat dari pihak kepolisian
Penulis : Illank
Leave a Reply