Terpuruk Masalah Ekonomi Pria Tua Ini Terlantar di Jalan

RAPORMERAH.CO, MAKASSAR – Seorang Kakek bernama Dg. Moha (75) Warga RT. 3 RW 5 jalan. Mulabaru Kel. Bira Kec. Tamalanrea . Makassar nampak diterlantar oleh Istri anaknya di duga hanya gegara terpuruk karna masalah ekonomi.

Dari Hasil Penelusuran Rapormerah co, kakek tersebut merupakan warga asli dari Pallangga Desa. Tallang tallang Kab. Gowa. di usur lantaran serin sakit sakitan dan kondisi sangat kotor, sehingga istri dan anaknya memilih untuk mengusir kakek tersebut dan membiarkannya berkeliaran di luar.

” Kami kasihan pak lihat orang tua seperti itu di terlantarkan oleh anak dan istrinya hanya karna tak sanggu lagi untuk mengurusnya apa lagi kakek tersebut dalam keadaan tuli sehingga susah untuk berkomunikasi dengannya ” ujar Bondang Ketua RT. Rabu, (16/10/17).

Lanjut Bondang, Kakek tersebut di terlanyakan oleh istri dan anak angkatkan sudah 1 bulan lebih . Bahkan tidur kakak hanya di teras rumah warga yang berseblahan dari rumah kontrakan anak tirinya bernama Lia .

” Sayapun juga selaku ketua RT pasti tidak ingin melihat wargaku seperti ini sehingga kami (ketua RW dan Lurah) sudah mencoba untuk sosialisasi dengan keluarganya meminta agar kakek tersebut kembali ke rumah bersama mereka, namun menurut anak tirinya Lia bapak serin mengalami muntah darah dan bahkan membuat air besar di sembaran tempat sehingga saya tak sanggup lagi untuk mengurusnya belum lagi saat ini kondisi keuangan saya sangat pedis.

Hingga saat ini Moha hanya tinggal seorang diri serta berkeliaran di sekitar area tempat tinggalnya sambil di bantu oleh tentangga agar tetap dapat memenuhi kebutuhan hidupnya dengan memberikan makan dan minum.

” Kami (ketua RW dan Lurah) bersama warga juga sudah merencanakan ingin memberikan tempat tinggal yang layak buat kakek agar tidak tidur lagi di jalan, dengan membuatkan sebuah rumah kecil, akan tetapi kami pusing siapa lagi yg ingin merawatnya sedangkan anak dan istri sudah tak mau lagi mengurusnya ” Tutup Bondang dengan raut sedih.

Peliput : Akbar | Editor : Ikha

Leave a Reply