UMI Gelar Diskusi Entreprenuer

Dewi Motik pengusaha nasional memberikan motivasi menjadi entrepreneur dihadapan mahasiswa UMI di Auditorium Al-Jibra Kampus UMI Makassar, Kamis (7/12/2017) | Foto : Illank

Dewi Motik pengusaha nasional memberikan motivasi menjadi entrepreneur dihadapan mahasiswa UMI di Auditorium Al-Jibra Kampus UMI Makassar, Kamis (7/12/2017) | Foto : Illank

RAPORMERAH.co,MAKASSAR – Dewi Motik Pramono seorang pengusaha sukses di Indonesia memberikan motivasi menjadi entrepreneur muda dihadapan mahasiswa kampus Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar di Auditorium Al-Jibra, Kamis (7/12/2017).

Acara yang bertajuk Diskusi Entrepreneurship Nasional
“Entrepreneur University, Inovasi dan Potensi di Era Teknologi Informasi” dengan narasumber Pengusaha Nasional, Dewi Motik Pramono dan Ketua Kamar Dagang (Kadin) Sulsel, Zulkarnain Arief.

Dalam kegiatan tersebut dihadiri Rektor UMI Prof DR Masrurah Mokhtar dan para dekan serta 300 mahasiswa UMI.

Rektor UMI Prof DR Masrurah Mokhtar mengatakan, bahwa ada sekitar 20 ribu mahasiswa UMI namun, akan menjadi beban jika setelah menyelesaikan kuliah malah menjadi pengangguran.

“Saya pikir kalau mahasiswa setelah lulus lantas menjadi pengangguran itu akan menjadi suatu beban bukan hanya bagi dirinya, masyarakat tetapi juga bangsa,” kata Prof Masrurah kepada wartawan.

Menurut Rektor UMI, bahwa pola pikir mahasiswa harus segera diubah untuk tidak hanya mencari lapangan kerja setelah mereka lulus namun bagaimana membuka lapangan kerja sendiri.

Sehingga, lanjut Masrurah, hadirnya Dewi Motik, seorang pengusaha nasional dan ketua Kadin Sulsel untuk memberikan bekal kepada mahasiswa, agar kelak setelah selesai kuliah bisa membuka lapangan kerja sendiri dan bisa jadi pengusaha muda yang punya potensi luar biasa.

“Maka dari itu, kita mulai mengubah pola pikir mereka jangan selalu menjadikan ijazah mereka untuk mencari lapangan kerja tetapi mereka harus bisa membuka sendiri lapangan kerja,” ujarnya.

Rektor UMI berharap, dengan dilakukannya acara tersebut semoga menjadikan para alumni tidak hanya mencari lapangan kerja tetapi mampu membuka lapangan kerja sendiri.

Sementara, Dewi Motik Pramono yang menjadi narasumber acara diskusi entrepreneur tersebut mengatakan, sebagai ummat Islam jangan pernah terpesona budaya-budaya dari barat. Sebenarnya Nabi Muhammad bersama Sitti Khadijah sudah menceritakan dalam Al- Qur’an, bahwa ummat Islam itu harus berjiwa entrepreneur.

“Modal itu bukan hanya uang tetapi otak, kesehatan, jiwa dan teman kita. Itu adalah modal berharga yang di berikan oleh Allah,” ujarnya.

Dewi Motik juga menekankan, bahwa tetap berusaha, karena Allah tidak akan merubah nasib manusia, jika bukan manusianya sendiri yang merubahnya sendiri.

Penulis : Illank

Leave a Reply