


RAPORMERAH.co, MAKASSAR – Video ujaran kebencian yang diupload oleh pelaku Iwan Alek Efendi alias Fendi (30) warga Jalan Nusa Kambangan, Kelurahan Dau Purikau, Kecamatan Denpasar Barat, Provinsi Bali, berhasil diringkus personil Direktorat Kriminal Khusus Polda Sulsel pada Jumat (24/11/2017) lalu, telah ditayangkan pengguna facebook sebanyak 7.300.000 kali.
Hal diungkapkan Kapolda Sulsel, Irjen Pol Muktiono saat merilis hasil penangkapan pelaku penyebar video hoax di Mapolda Sulsel, Minggu (26/11/2017).
“Video tersebut menjadi viral di media sosial dan telah dinonton oleh pengguna facebook sebanyak
7.300.000, selain itu mendapat like sebanyak 11.000, like dan emotion sejumlah 57.000 serta 100.600 kali dibagikan oleh pengguna media sosial lainnya,” kata Kapolda Sulsel.
Namun, kata Kapolda, dengan isi konten provokatif dan menyesatkan pengguna media sosial di seluruh Indonesia yang berdampak buruk terhadap citra salah satu universitas di Makassar maupun Operasi Zebra yang dilakukan oleh pihak Kepolisian.
Akibat postingan video pelaku tersebut sehingga berbagai macam komentar pun menghiasi kolom komentar di video pembakaran motor itu baik positif maupun negatif seperti yang dikatakan pada akun facebook Muh Zain berkomentar pada tanggal 6 November pukul 0:34 dengan balasan komentar sebanyak 196 balasan komentar dan like sebanyak 1,8 ribu.
“Ini bukan Operasi Zebra. Tetapi demo bbm atau demo pada saat sumpah pemuda di tahun antara 2015/2016. Jika ada yang mengatakan akibat Operasi Zebra itu salah silahkan share di youtube jika ingin tahu lebih lanjut tentang video tersebut. SukaTunjukkan lebih banyak tanggapan,” kata akun facebook Muh Zain.
Lalu kemudian akun facebook Taufik Rachman berkomentar pada tanggal 6 November pukul 6:33 dengan balasan komentar sebanyak 508 ribu balasan komentar dan like sebanyak 3 ribu.
“Cukup menghibur. Polisi sih santai aja.. yang dibakar kan uang rakyat sendiri. Motor itu kan dibeli oleh pemerintah dari pajak. Jadi klo rusak tinggal tagih pajak lagi. Dapat lagi…. santaiiiiiii,” tulis akun facebook Taufik Rachman.
Selain itu, akun facebook Riel Brown berkomentar pada tanggal 23 November pukul 5:08 dengan balasan komentar sebanyak 41 balasan komentar dan like sebanyak 565 ribu.
“Udah dikasi pengumuman akan ada Operasi Zebra. So?? Siapkan SIM, STNK, Pake Helm, Motor jgn di ubah2 lagi. So?? Amankan??…,” tulis akun facebook Riel Brown.
Sehingga anggota Unit Cyber Crime Polda Sulsel kemudian melakukan penyelidikan terhadap akun facebook Fendy Pengunggah dan pembagi konten video provokatif dan informasi palsu tersebut.
Setelah anggota mendapatkan beberapa informasi terkait pemilik akun facebook Fendy serta mendapati bahwa pemilik akun Fendy sering membagikan video yang berhubungan dengan penindakan aparat kepolisian utamanya penindakan oleh personil Lantas kepada pelanggar Lalu Lintas.
“Akhirnya pelaku berhasil diringkus di salah satu Rumah makan cepat saji kota Denpasar, Provinsi Bali,” ujar Irjen Pol Muktiono.
Selanjutnya tersangka dibawa ke Mapolda Sulsel untuk pemeriksaan lebih lanjut.
“Barang bukti yang berhasil diamankan oleh anggota berupa 1 unit Hp merek SAMSUNG J7, akun Facebook atas nama Fendy dan 1 unit laptop serta pelaku telah diamankan di Mapolda Sulsel,” tutupnya.
Penulis : Illank
Leave a Reply