BNN Sulsel Periksa Urine Hakim PN Makassar

[13:40, 2/8/2018] +62 895-8037-65763: Suasana pemeriksaan urine pengawai PN Makassar, Kamis (08/02/2018). | Foto : Illank

[13:40, 2/8/2018] +62 895-8037-65763: Suasana pemeriksaan urine pengawai PN Makassar, Kamis (08/02/2018). | Foto : Illank

RAPORMERAH.co, MAKASSAR – Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sulsel melakukan pemeriksaan terhadap para pengawai maupun hakim Pengadilan Negeri Makassar, Jalan R. A Kartini, Kamis (08/02/2018).

Pemeriksaan tersebut sesuai surat edaran dari Mahkamah Agung dan Kemenpan RB untuk melakukan pemeriksaan urine terhadap Aparatur Sipil Negeri (ASN) seluruh Indonesia.

Kepala Bagian Pencegahan BNNP Sulsel, Jamaluddin mengatakan, bahwa BNN Sulsel telah memeriksa urine di tiga pengadilan yakni Pengadilan Militer, Pengadilan Agama Gowa dan Pengadilan Negeri Makassar.

“Bulan Januari kemarin kuta sudah periksa di Pengadilan Militer, satu minggu lalu di Pengadilan Agama Gowa dan hari ini PN Makassar,” kata Jamaluddin.

Lanjut Jamaluddin, bahwa pemeriksaan ini mengacu pada surat edaran Mahkamah Agung dan surat edaran Kemenpan RB bahwa semua ASN dilakukan pemeriksaan urine.

“Kita belum mengetahui hasilnya. Sementara masih dalam proses. Namun jika ada yang positif mengkonsumsi narkoba tentu kita akan periksa lebih lanjut, apakah terlibat jaringan atau pengguna,” ungkapnya.

Ia juga mengaku, bahwa pemeriksaan urine ini sifatnya dadakan, namun secepatnya akan mengeluarkan hasil tes urine.

“Kalau sudah ada hasilnya kita akan menyerahkan ke ketua PN secara resmi secepatnya. Paling 1 atau 2 hari,” ujarnya.

Ditempat yang sama, Humas PN Makassar, Bambang Nurcahyo menyebutkan, Pemeriksaan tes urine ini diikuti seluruh hakim, pejabat PN, panitera dan pengawai. Pemeriksaan ini diikuti baik hakim karir maupun hakim Ad Hock.

“Termasuk juru sita yang mempunyai tugas luar. Namun hari ini mereka tidak tugas luar dulu karna harus tes urine,” kata Bambang.

Namun, lanjut Bambang, Ketua PN Makassar berhalangan hadir karna mengalami sakit tetapi nanti akan menyusul untuk tes urinenya.

“Beliau sakit sejak jumat pekan lalu dan dirawat di Jakarta, penyakitnya darah tinggi. Jadi pengawai honorer juga diperiksa dan ini sifatnya mendadak,” pungkasnya.

Penulis : Illank

Leave a Reply