Dicky: Bahan Peledak Ditemukan di Bandara Berasal Dari India

RAPORMERAH.CO MAKASSAR – Polda Sulsel terus mengembangkan kasus penemuan 500 detonator di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin beberapa hari lalu.

Detonator tersebut rencananya akan digunakan untuk bom ikan. Namun setelah laboratorium forensik Cabang Makassar memeriksa detonator termasuk bahan peledak high explosive atau daya ledak tinggi

“Hasil pemeriksaan detonator terdapat kandungan PETN (Penta Erythritol Tetranitrat), kandungan ini termasuk bahan peledak High Explosive,” kata Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Dicky Sondani, Kamis (15/6/2017).

Artinya, lanjut Dicky, detonator tersebut bukan hanya bisa digunakan untuk bom ikan saja, tapi dapat juga digunakan untuk meledakkan gedung.

“Asal detonator tersebut dari India, saat ini masih menyelidiki bagaimana detonator itu bisa masuk ke Sulsel,” tutupnya.

 

Peliput : illank  |  Editor : Kurniawan

Related Post