Polsek Nuha Dinilai Lamban Tangani Kasus

RAPORMERAH.CO LUWU TIMUR – Nurhayati (25) mengalami luka robek dibagian bibir dengan delapan jahitan atas tindak kekerasan yang dilakukan dua kaka beradik , bernama Darmia dan Idar di Pasar Soroako Jum’at (9/6) Kec. Nuha, Kab Luwu.

Sehinggu setelah kejadian  kedua pelaku  seharusnya sudah di amankan di Polsek Nuha, numun justru mereka masih saja dibiarkan berkeliaran tanpa ada tindakan dari pihak kepolisian setempat, sehingga membuat korban bersama keluarganya serta para kerabat geram.

“Kami sangat kecewa dan menyayangkan kinerja aparat yang terkesan lamban dan berbelit-belit, dalam melayani kasus penganiaan yang menimpah teman saya dimana sampai hari ini kedua pelaku di biarkan berkeliaran begitu saja, ungkap Sindi   ke RAPORMRERAH.CO, kamis (15/6).

Buruknya kinerja pihak penyidik, menimbulkan berbagai macam tanggapan dari masyarakat di wilayah hukum, Polsek Nuha. Bahkan ada tudingan kalau Hamsa selaku kanitres Polsek Nuha “Main mata” dengan kedua pelaku .

Munculnya berbagai macam reaksi  menimbulkan adanya tudingan miring yang mengarah pada Hamsa selaku kanitres di Polsek Nuha, di tanya Tim RAPORMERAH.CO, Hamsa tidak dapat memberikan jawaban pasti, terkait tudingan  kasus penganiayaan ini.

“Tetap kami akan proses jika pelapor tidak mencabut laporannya,namun terkait dengan kasus ini kami juga tidak bisa sewenang wenang langsung menangkap kedua pelaku jika sejumlah saksi belum di periksa,  sebab pelaku juga kan belum kita ambil keterangan karna alasan berobat ” ujar Hamsa

Lanjut Hamka, lagi pula pelaku tidak ditahan karna tidak ada tempat untuk wanita semua terisi laki-laki, dan itu kami lakukan sudah sesuai prosedur kami di sini. tukas Hamka kepada Tim RAPORMERAH.CO.

Peliput : Tim  |   Editor : Akbar

Related Post