Kisruh Impor Beras, OPM Desak Agar Menteri Perdagangan Dicopot

Puluhan Massa dari Organisasi Pergerakan Mahasiswa (OPM) mengelar aksi unjuk rasa di bawah jembatan Flay Over Jl. Urip sumiharjo. Makassar Senin (29/1/2018). | Foto : Akbar

Puluhan Massa dari Organisasi Pergerakan Mahasiswa (OPM) mengelar aksi unjuk rasa di bawah jembatan Flay Over Jl. Urip sumiharjo. Makassar Senin (29/1/2018). | Foto : Akbar

RAPORMERAH.co, MAKASSAR – Puluhan massa dari Organisasi Pergerakan Mahasiswa (OPM) menggelar aksi unjuk rasa dibawah jembatan Flay Over Jl. Urip sumiharjo. Makassar Senin (29/1/2018).

Dalam aksinya massa menolak adanya perencanaan Impor beras sebanyak 500 ribu ton dari Thailand dan Vietnam yang ditetapkan Menteri Perdagagangan Republik Indonesia (R.I) Enggartion Lukita.

Ibe Ode selaku jendral lapangan mengatakan, adanya statement yang di paparkan oleh Menteri Perdagagan R.I terkait adanya Impor beras dari Thailand dan Vietnam sehingga kami (OPM) menolak tegas hal tersebut karena dapat berdampak pada penurunan harga gabah saat musim panen di bulan Februari dan April.

Kami berharap, lanjut Ibe, Presiden  Jokowi  untuk memberikan perhatian penuh dilaksanakannya invertigasi dan pembenahan data pangan serta meminta agar pihak KPK membongkar adanya dugaan mafia pangan dan pemburu komisi dalam keputusan impor beras.

Massa juga meminta agar aksi mereka dapat di pertimbangkan terkait impor beras tersebut.

” Tetapi jika hal ini tidak dipertimbangkan kembali maka kami akan mendesak agar menteri Perdagangan R.I dan Menteri Pertanian segera dicopot dari jabatannya. ” tegasnya.

Penulis : Akbar

Leave a Reply