Komisi III DPR RI Sebut Tingkat Kejahatan di Sulsel Meningkat

Komisi III DPR RI melaksanakan reses di Sulsel dalam menjalankan fungsi pengawasan di lembaga penegakan hukum | Foto : Illank

Komisi III DPR RI melaksanakan reses di Sulsel dalam menjalankan fungsi pengawasan di lembaga penegakan hukum | Foto : Illank

RAPORMERAH.co, MAKASSAR – Pimpinan Komisi III DPR RI melaksanakan reses di Sulawesi Selatan dalam menjalankan fungsi pengawasannya di lembaga penegakan hukum.

Wakil pimpinan komisi III DPR RI, Desmon Junaedi Mahesa mengatakan, jika anggota komisi III melaksanakan reses untuk melakukan evaluasi pada penegakan hukum di wilayah Sulsel, namun bicara soal penegakan hukum itu banyak sektornya.

“Hari ini kita lakukan evaluasi tetapi sebagai pimpinan komisi II melihat pertumbuhan kasus narkoba dan kasus-kasus lainnya di Sulsel mengalami peningkatan,” kata Ketua Tim Reses, Desmon Junaedi Mahesa saat memberikan keterangan persnya, Senin (30/7/2018).

Meski demikian, lanjut Desmon, bahwa penegakan hukum telah berjalan dengan baik, karena kata dia, lembaga pemasyarakatan (Lapas) tidak mengalami pengurangan warga binaan.

“Artinya penindakannya sangat luar biasa. Akhirnya kita evaluasi dibidang pencegahan-pencegahannya, itu misalnya ada kekurangan oleh Polda Sulsel dalam hal Ditresnarkoba, dan begitu juga dengan BNN,” ungkapnya.

Desmon menuturkan, pelaku kejahatan narkoba juga telah memanfaatkan kecanggihan teknologi. Sementara petugas penegakan hukum juga mengalami kekurangan personel ini yang menjadi hambatan untuk menutup akses pelaku narkoba.

“Kita juga harus melihat lubang-lubang tikus masuk melalui pelabuhan Parepare. Dan juga pelabuhan yang tidak terdeteksi oleh personel. Sehingga pihak kepolisian, BNN, kejaksaan dan hakim berkoordinasi dengan baik, untuk melihat secara jernih apa yang terjadi di dalam kasus narkoba,” pungkasnya.

Penulis : Illank

Leave a Reply