Mayoritas Korban Penyerangan Separatis Papua Berasal dari Sulsel

Ilustrasi

Ilustrasi

RAPORMERAH.co, MAKASSA – Salah satu korban dari aksi penembakan brutal Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Nduga Papua, Jhony Arung dikabarkan selamat dari peristiwa sadis tersebut.

Dimana di lokasi kejadian penembakan itu terdapat 20 warga asal Sulsel menjadi korban. Dimana para korban ini sebagian besar berasal dari Kabupaten Tana Toraja, Makassar dan Gowa.

Kabar selamatnya Jhony Arung dari aksi penembakan yang dilakukan KKB di Papua, dibenarkan oleh pihak keluarga.

“Iya kita dengar begitu. Bersyukur sekali bisa selamat bapak. Makanya ibu (istri korban) sudah berangkat kesana,” kata Welgi, sepupu korban Jonny Arung, Kamis (6/12/2018).

Namun, Welgi tak mengetahui pasti proses penyelamatan korban dalam kejadian mengerikan itu. Tetapi kata dia, Meggy, istri korban telah berada di Papua untuk mendampingi suaminya.

“Tadi baru-baru nelpon. Sekarang masih dalam perawatan. Sempat dikasih liat juga tadi fotonya (Jonny) sementara diinfus di rumah sakit,” ujarnya.

Welgi menyebutkan, jika Jhony merekrut sebagian besar pekerja dari kampung halamannya di Desa Panggalla, Kecamatan Rinding Allo, Kabupaten Tana Toraja.

“Kalau kerjanya sudah lupa-lupa juga berapa lama. Tapi sudah lama memang bapak disana (Papua). Itu anak-anak (pemuda) di kampung bapak yang kasih kerja, panggil disana. Baik memang orangnya makanya anak-anak di kampung senang kalau bapak pulang, karena pasti selalu ada yang dia bawa,” terang Welgi.

Saat ini, pihak keluarganya kata Welgi, masih sementara menunggu proses pemulangan korban dari Papua ke Makassar.

Terpisah saat istri korban, Meggy dihubungi dirinya mengaku sementara diambil keterangannya oleh pihak kepolisian.

“Sebentar yah, karena kita lagi dampingi, masih diperiksa dulu sama polisi,” singkat Meggy.

Dari data PT Istaka Karya, terdapat 28 orang pekerja berada di lokasi pengerjaan jembatan kawasan Yigil, Distrik Yall, Nduga, diantaranya terdapat 20 warga Sulsel, saat terjadi penyerangan dari KKB.

Penulis : Illank | Editor : A.Azhar

Leave a Reply