


RAPORMERAH.co, MAKASSAR – Operasi Pekat Lipu 2017 telah berakhir sejak tanggal 12 November lalu, sebanyak 492 orang yang menjadi target operasi (TO) berhasil ditangkap oleh personil jajaran Polda Sulsel.
Adapun presentase pengungkapan TO yakni 96, 87 persen dengan rincian jumlah TO yang diamankan sesuai rencana operasi ada 64 orang, jumlah TO yang terungkap ada 62 orang.
“Sedangkan jumlah laporan polisi selama operasi ada 348 kasus dengan jumlah tersangka 492 orang,” kata Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Dicky Sondani saat merilis hasil Operasi Pekat Lipu 2017 di Jalan Andi Jemma, Rabu (15/11/2017).
Lanjut Dicky, dalam pelaksanaan operasi tersebut, ada 5 polres yang dengan baik berhasil mengungkap kasus para pelaku kejahatan yakni, Polres Wajo mengungkap 6 TO dengan jumlah laporan polisi sebanyak 11 kasus, Polrestabes Makassar mengungkap 5 TO dengan jumlah laporan sebanyak 50 kasus.
“Polres Sidrap ada 5 TO jumlah LPnya ada 46 kasus, Polda Sulsel ungkap 4 TO dengan jumlah LP 28 kasus dan Polres Bone menangkap 4 TO dengan laporan polisi sebanyak 18 kasus,” ungkapnya.
Selain berhasil mengungkap para tersangka, tambah Dicky, personil turut menyita sejumlah barang bukti selama Operasi Pekat Lipu 2017 dilaksanakan berupa kendaraan roda empat ada 12 unit, roda dua ada 73 unit, Handphone ada 98 unit, TV ada 4 unit, Laptop 8 unit, senjata rakitan ada 2 unit dan narkotika jenis sabu ada 22 sachet.
Tak hanya itu, senjata tajam jenis badik yang diamankan ada 22 buah, parang 5 buah, ketapel 3 buah, busur 6 buah, minuman keras jenis bir ada 3.399 botol, anggur 1.084, Topi Rioja 421 botol, Lavor 560 botol, Kereta 158 botol, Mc Donald 55 botol, Kijang 29 botol, Dreff Beer ada 159 botol dan Bendy Star 201 botol serta Wines ada 288 botol.
“Minuman tradisional jenis Ballo turut diamankan sepanjang Operasi Pekat Lipu ini ada 3. 545 liter, Cap Tikus ada 35 liter dan 86 kantong, kartu Domino ada 36 pasang, kartu Joker 22 pasang serta uang tunai Rp. 45.545.650,” tutupnya.
Penulis : Illank
Leave a Reply