


RAPORMERAH.co, MAKASSAR -Pihak Rumah Sakit Umum Provinsi (RSUP) Wahidin Sudirohusodo merawat balita Septi Saraswati berumur 16 bulan yang menjadi korban peluru nyasar, Jumat (02/02/2018).
Korban sebelumnya dirawat di RSUD Labuang Baji Makassar tetapi karna keterbatasan alat dan dokter yang rencananya akan mengoperasi korban belum siap sehingga korban dirujuk ke RSUP Wahidin Sudirohusodo.
Kabag Humas dan Hukum RSUP Wahidin Sudirohusodo, Dr Nurhayati mengatakan, korban merupakan pasien dari rujukan RS Labuang Baji Makassar.
“Rencananya korban akan dioperasi di RS Labuang Baji. Namun dokternya tidak siap dan alatnya tidak ada sehingga dirujuk ke sini,” kata Nurhayati saat ditemui di IGD RSUP Wahidin Sudirohusodo.
Baca Juga : “Balita 16 Bulan Jadi Korban Peluru Nyasar”
Lebih lanjut, Nurhayati menuturkan, bahwa kondisi balita korban peluru nyasar sementara masih ditangani oleh tim medis RSUP Wahidin Sudirohusodo.
“Katanya selangkangan sebelah kiri yang tertembus proyektil peluru. Sementara juga masih di foto dan belum ada hasilnya. Secepatnya akan dioperasi jika sudah ada hasilnya,” ungkapnya.
Nurhayati menyebutkan, penangan medis terhadap Septi korban peluru nyasar akan ditangani dua dokter.
Baca Juga :”Balita Korban Peluru Nyasar Dirujuk ke RSUP Wahidin Sudirohusodo”
“Kemungkinan dokter dari radiologi atau dokter dari ahli bedah. Karena letak peluru masih belum diketahui persisnya. Namun kondisi kesehatan balita tersebut dalam keadaan stabil,” pungkasnya.
Penulis : Illank
Leave a Reply