


RAPORMERAH.co, MAKASSAR – Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) XIV/Hasanuddin, Kolonel Inf Alamsyah membantah ada anggota TNI terlibat peristiwa pengusiran dan pelarangan liputan di area Center Point Of Indonesia (CPI) terhadap sejumlah wartawan yang terjadi pada hari Rabu (14/03) lalu.
Dimana sejumlah awak media mendatangi CPI untuk meliput sejumlah perahu nelayan Kecamatan Mariso yang tenggelam setelah diterjang arus keras akibat pendangkalan. Namun dihalangi oleh seorang pria yang mengaku sebagai anggota TNI dan ia juga memakai topi warna dengan tulisan 1408 yang merupakan simbol Kodim 1408 BS.
“Nasaruddin itu sejak Januari 2017 telah pensiun dari TNI AD khususnya prajurit Kodam XIV Hasanuddin, sehingga statusnya sekarang adalah sipil murni,” kata Kolonel Inf Alamsyah saat ditemui di Makodam XIV Hasanuddin, Jumat (16/03/2018).
Menurutnya, bahwa Nasaruddin tidak berhak lagi memakai institusi TNI dalam setiap kegiatan yang dilaksanakan. Apalagi kata Alamsyah mengawal objek objek tertentu, itu harus menggunakan nama pribadi.
“Konsekuensi hukum yang dihadapi nanti ditangani oleh kepolisian. Sehingga jika ada yang merasa dirugikan atas perbuatan Nasaruddin ini, silahkan laporkan saja kepada aparat yang berwajib. Karena dia sudah tidak aktif lagi di TNI. Dan tindakan yang dilakukan itu atas nama pribadi. Itu hanya dilakukan sebagai alasan,” ungkapnya.
Kapendam XIV Hasanuddin menghimbau kepada seluruh personel TNI yang sudah pensiun atau purnabakti agar tidak menggunakan atribut ataupun nama satuan kedinasan dalam kegiatan pribadinya.
Penulis : Illank
Leave a Reply