


RAPORMERAH.co,MAKASSAR – Kantor travel perjalanan Haji dan Umroh Abu Tours didatangi puluhan jamaahnya yang belum meminta haknya untuk diberangkatkan menunaikan ibadah umroh di Jalan Baji Gau, Kota Makassar, Sabtu (10/2/2018)
Dimana ada sekitar 16.467 jamaah telah membeli paket umroh dengan harga promo bekisar Rp. 15 Juta hingga Rp 18 Juta. Namun hingga kini para jamaah tersebut, belum mendapatkan kepastian keberangkatan dari pihak Abu Tours.
Menurut salah satu jamaah asal Papua, Arifandi (22) mengaku, dirinya bersama 43 orang keluarganya hingga kini belum juga mendapatkan kepastian keberangkatan.
“Saya dari Papua, baru tiba kemarin dan langsung ke sini untuk mempertanyakan kepastiannya. Tapi belum juga ada kepastian dari pihak Abu Tours,” kata Arifandi.
Arifandi juga mengaku, bahwa dirinya enam bulan lalu telah mengambil paket umroh dengan harga Rp 18 juta dan rencananya akan diberangkatkan pada bulan Januari.
“Belum ada kejelasan. Di Papua jamaah yang lain sudah menunggu kepastian,” sambungnya.
Akan tetapi, kata Arifandi pihak Abu Tours kembali memberikan penawaran dengan menambah lagi uang sebesar Rp. 15 juta kemudian diberangkatkan
“Kita mau ambil dimana uang sebanyak itu. Ini bukan meringankan tapi malah tambah menyusahkan,” jelasnya
Karena merasa hanya diberi Pengharapan Palsu (PHP). Puluhan jamaah umroh mendatangani pihak travel Umroh dan Haji Abu Tours untuk memastikan hak mereka untuk menunaikan ibadah umroh.
Pasalnya sebanyak 16.467 jamaah dari 24 Kabupaten dan Kota di Sulsel belum diberangkatkan Abu Tours.
Dimana jamaah tersebut sebagian besar mereka membeli paket umrah dengan harga promo bekisar Rp. 15 Juta hingga Rp 18 Juta
Salah satu korban, Arifandi (22) jamaah asal Papua, mengatakan hingga saat ini dirinya dan 43 orang keluarganya belum juga diberangkatkan.
“Saya baru tiba dari Papua kemarin dan langsung kesini untuk mempertanyakan kepastiannya. Namun hingga kini belum juga ada kepastian dari pihak Abu Tours,” ungkapnya saat ditemui di Travel Umroh dan Haji Abu Tours Jalan Baji Gau, Kota Makassar, Sabtu (10/2/2018)
Dalam hal ini, Arifandi mengambil harga Rp 18 Juta pada enam bulan yang lalu dan rencananya akan diberangkatkan pada bulan Januari.
“Hingga saat ini belum ada kejelasan. Jamaah yang lainnya di Papua juga sudah menunggu kepastian,” tambahnya.
Pihak Abu Tours, kata Arifandi memberikan penawaran dengan cara menambah lagi uang sebesar Rp. 15 juta untuk kemudian diberangkatkan.
“Kita mau ambil dimana uang sebanyak itu. Ini bukan meringankan tapi malah tambah menyusahkan,” jelasnya
Penulis : Illank
Leave a Reply