Mahasiswa Unismuh Tuntut Rektor Serta Wakilnya di Copot

RAPORMERAH.CO, MAKASSAR – Ratusan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Makassar (UNISMUH) menggelar aksi unjuk rasa di halaman kampusnya, jalan Sultan Alauddin, Makassar, Kamis (2/11/2017) siang.

Beberapa perwakilan mahasiswa tersebut silih berganti melakukan orasi, membawa petaka-petaka untuk. memaparkan aspirasinya kepada seluruh masyarakat kampus Unismuh Makassar.

Ratusan mahasiswa ini tergabung dalam aliansi mahasiswa Unismuh Bersatu, menuntut agar Rektornya DR. H. Abd. Rahman Rahim SE., MM, bersama Wakil Rektor (WR) III, Drs Muhammad Tahir, M Si, untuk mundur dari jabatannya.

Menurut Rahmat, selaku jendral aksi, bahwa banyaknya kebijakan kampus yang dianggapnya merugikan mahasiswa mulai dari pemberlakuan jam malam, MOU birokrat dengan pihak kepolisian yang membolehkan polisi masuk kedalam kampus menjadi salahsatu alasan kedua pimpinan kampus tersebut harus mundur dari jabatannya.

“Berlakunya jam malam akan sangat merugikan bagi kita teman-teman sekalian karenaa akan menurunkan kreatifitas kita, belum lagi MOU kampus dan pihak kepolisian yang membolehkan polisi berkeliaran di kampus akan membuat suasana kampus selalu tegang. Ini kampus bukan penjara. Belum lagi komersialisasi pendidikan, kerap kali ada pembayaran buku, namun kita lihat di perpustakaan fakultas hanya menyisakan skripsi-skripsi tua”, papar seorang orator perwakilan fakultas Pendidikan Agama Islam (PAI).

Tidak hadirnya WR III unismuh menyambut mahasiswanya yang melakukan aksi unjukrasa tersebut membuat peserta aksi kecewa dan berjanji akan terus melakukan aksi-aksi yang serupa jika tuntutannya tersebut tidak mendapatkan tanggpan dari pihak-pihak birokrasi kampus.

” kita lihat teman-teman sekalian, saat kita datang meminta pertanggungjawaban birokrasi kampus atas kebijakannya selama ini, bahkan WR III tidak menyambut kita, bahkan dia menutup diri diruangannya, sehingga kita berjanji teman-teman untuk melakukan aksi serupa jika tuntutan kita pada hari ini tdak mendapatkan tanggapan dari mereka”, tutup orator.

Penulis : Thamrin

Leave a Reply