


RAPORMERAH.CO – Konflik yang terjadi antara Indonesia dan Malaysia tak kunjung usai, mulai dari perebutan wilayah kekuasaan sampai pencamplokan hak cipta dan terakhir bendera terbalik.
Kini lewat video youtube yang tersebar, Perdana Menteri Malaysia Tun Abdul Razak yang memiliki darah indonesia keturunan langsung Kerajaan Gowa Sulawesi Selatan di Hina oleh Malaysia.
Hal itu di katakan Tun DR Mahathir Muhamad saat berpidato di depan publik ribuan rakyat Malaysia, Ia mengatakan Perdana Menteri yang memimpin adalah pencuri dan perompak karena berasal dari suku Bugis Makassar.
“perdana menteri adalah pencuri dan perompak, malaysia tidak pernah seperti ini, mungkin karena dia berasal dari suku bugis makassar,” ujar Mahathir mantan Perdana Menteri Malaysia di depan ribuan rakyat Malaysia.
Lanjutnya, Mahathir menyerukan agar Tun Abdul Razak Kembali ke Bugis karena Malaysia tidak ingin di Pimpin oleh orang Indonesia,”kembalilah ke Bugis kami tak nak di pimpin kamu, “jelasnya.
Menanggapi hal tersebut, Sekretaris Jurusan HI Unhas, Muh Ashry Sallatu mengatakan seorang negarawan tidak layak mengucapkan pernyataam rasis seperti itu, dampaknya bahaya dan tidak layak bangsa bugis didiskreditkan seperti itu, apalagi dari mulut seorang negarawan malaysia.
“setidaknya beliau seperti itu waktu jadi perdana menteri, menurutku seorang negarawan tidak layak mengucapkan pernyataan rasis seperti itu, dampaknya bahaya, “ujarnya lewat WatsApp, selasa 17/10/2017.
“mesikpun saya yakin bahwa Mahatir mengatakan itu bukan tanpa dasar, karena memang sejarah bugis di malaysia ada yang disangkutpautkan dengan perompak, saya kurang paham detil sejarahnya bagaimana tapi bagaimanapun tidak layak bangsa bugis didiskreditkan seperti itu, apalagi dari mulut seorang negarawan malaysia,”tambahnya.
Lanjutnya, jika di diamkan akan muncul anggapan negatif tentang suku bugis, menjadi tidak etis lagi jika pernyataan tersebut hanya untuk kepentingan politik semata, padahal suku Bugis Makassar telah banyak berjasa dan banyak dari mereka, kerajaan malaysia yang berasal dari suku bugis Makassar.
“dampaknya adalah akan muncul strereotype negatif tentang suku bugis dan menjadi lebih tidak etis lagi jika pernyataannya untuk kepentingan politik semata, “umbarnya.
“saya hanya sesalkan Bangsa Bugis di diskreditkan padahal banyak jasa jasa orang keturunan Bugis di malaysia, beberapa raja bahkan mengaku keturunan bugis, “tutupnya.
Penulis : Thamrin
Leave a Reply