


RAPORMERAH.co,MAKASSAR – Pasca dibukanya posko pengaduan jamaah Abu Tours, terus didatangi
masyarakat yang menjadi korban paket umroh murah di Mapolda Sulsel, Selasa (13/02/2018).
Masyarakat yang datang melaporkan pihak Abu Tours lantaran merasa kecewa dan dirugikan, karena tak kunjung diberangkatkan menunaikan ibadah umroh.
Salah satu jamaah Abu Tours, Saharuddin mengatakan, mendatangi posko pengaduan tersebut, karena kecewa dengan pihak Abu Tours yang tak kunjung diberangkatkan dan hanya terus diberi janji.
“Awalnya kita dijanji 10 Januari 2018, dan cuman dijanji-janji. Kita sudah merasa malu sama keluarga, sudah tiga kali dijanji dari tanggal 10. Sampai sekarang cuma kita dapatkan kekecewaan ji,” katanya saat ditemui di Mapolda Sulsel.
Saharuddin juga menjelaskan bahwa ia datang sendiri membuat laporan atau aduan ke posko pengaduan ini. Akan tetapi, dalam aduannya ia membawahi empat orang jamaah lainnya yang tidak sempat hadir.
Ia menuturkan, bahwa pembayaran yang ia berikan semuanya telah lunas dari Maret 2017 lalu. Bahkan ia mengaku telah menjalani proses vaksin, akan tetapi Abu Tours tak kunjung memberangkatkannya.
“Pembayaran sudah lunas dari Maret 2017 dan juga sudah di Vaksin. Mudah-mudahan Abu Tours memberangkatkan jamaah, kalau tidak bisa kita cari travel lain,” tukasnya dengan penuh kekecewaan.
Terpisah, Kasubdit II Ditreskrimsus Polda Sulsel, Kompol Wirdhanto Hadi Caksono mengatakan, setelah dua hari membuka posko pengaduan dari jamaah Abu Tours, saat ini sudah ada belasan orang yang melakukan pengaduan.
“Sudah ada 15 orang yang melaporkan pengaduan kepada kami. Ada dari Maros, Kota Makassar dan juga Kabupaten Takalar,” bebernya.
Wirdhanto menuturkan bahwa sampai saat ini pihaknya masih melakukan pelayanan terhadap masyarakat. Selanjutnya, Wirdhanto akan melakukan penyelidikan.
“Kemungkinan besar, para jamaah Abu Tours masih akan berdatangan untuk melaporkan Abu Tours dan juga posko ini akan dibuka dalam beberapa hari lagi,” pungkasnya.
Penulis : Illank
Leave a Reply