Sempat Tak Hadir, Danny Pomanto Datangi Bawaslu Sulsel

Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan Pomanto usai memberikan klarifikasi Bawaslu Sulsel. (Foto/illank)

Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan Pomanto usai memberikan klarifikasi Bawaslu Sulsel. (Foto/illank)

 

RAPORMERAH.co, MAKASSAR – Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan Pomanto memenuhi undangan klarifikasi di Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sulsel, Senin (9/7/2018) malam.

Kedatangan Danny Pomanto di Bawaslu Sulsel untuk memberikan klarifikasi terkait adanya laporan melakukan aktifitas yang menguntungkan kolom kosong pada Pilwali Makassar 2018.

Danny yang datang ke kantor Bawaslu Sulsel langsung menuju ke ruangan Sentra Penegakan Hukum Terpadu Pemilihan Umum (Gakkumdu) Bawaslu Sulsel. Usai melakukan perjalanan dinas luar negeri dan keluar dari ruangan tersebut pada sekitar pukul 23.00 Wita.

Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan Pomanto mengatakan, bahwa dirinya dimintai keterangannya terkait foto sujud syukurnya pasca Quick Count (QC) Pemilihan Wali Kota Makassar tahun 2018.

Menurut Danny, terkait aksi sujud syukur yang dilakukannya bersama pendukung Kolom Kosong (Koko) beberapa waktu lalu, dirinya hanya diajak untuk melakukan sujud syukur.

“Barusan ada masalah sujud syukur, sujud syukur ini kan ibadah, sujud syukur itu setelah mereka, masyarakat saya sampaikan tidak usah kita keluar, terus ada yang usul, itu pun bukan ide dari saya, pak bagaimana kalau kita sujud syukur saja, ayok saya pimpin dan kebetulan itu sholat saya pimpin waktu itu,” terang Danny.

Danny menjelaskan, bahwa sujud syukur yang mereka lakukan itu merupakan rasa bahagia masyarakat. Dimana Kolom Kosong unggul pada hitung cepat.

“Dalam rangka masyarakat bahagia, masa wali kotanya tidak bahagia kan begitu. Dalam rangka setelah QC ada suara rakyat yang mereka menganggap suara rakyat dominan, mereka bersyukur, yah saya bersyukur juga masa rakyatku yang kita dekat sekali dengan rakyat, terus kita juga tidak bersyukur, begitu,” ungkapnya.

Penulis : Illank

Leave a Reply