Kejati Sulsel Menanti Kajati Baru

Jaksa Agung RI melantik Jaksa Agung Muda Intelijen, Jan S Maringka di Jakarta, Rabu (15/11/2017) | Foto : IST

Jaksa Agung RI melantik Jaksa Agung Muda Intelijen, Jan S Maringka di Jakarta, Rabu (15/11/2017) | Foto : IST

RAPORMERAH.co, MAKASSAR – Jan S Maringka dilantik sebagai Jaksa Agung Muda Intelijen oleh Jaksa Agung RI H.M. Prasetyo di Kejaksaan Agung Jalan Sultan Hasanuddin, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (14/11)

Dilantiknya Kepala Kejaksaan Tinggi Sulselbar Jan S Maringka sebagai Jaksa Agung Muda Intelijen berdasarkan Surat Keputusan Presiden RI Nomor: 122/TPA Tahun 2017 tanggal 31 Oktober 2017.

“Jan Manringka telah sembilan bulan menjabat sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Sulselbar, dimana sebelumnya menjabat sebagai Kajati Maluku dan masuk ke Sulselbar menggantikan Hidayatullah,” ujar Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasi Penkum) Kejati Sulselbar, Salahuddin di ruangan kerjanya.

Saat ini beliau, kata Salahuddin, meski telah resmi sebagai Jamintel, namun untuk beberapa waktu kedepan masih merangkap sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Sulselbar, pasalnya hingga detik ini, belum ada informasi dan Surat Keputusan Kajagung, terkait siapa pengganti pak Jan Maringka di Sulselbar hingga saat ini belum dapat diketahui.

“Kami belum tahu, yang jelas untuk beberapa waktu kedepan beliau masih merangkap sebagai Kajati Sulselbar, saat ini beliau sembari menunggu penggantinya,” ungkapnya.

Sebelumnya sembilan bulan di Sulsel, Jan Maringka dianggap cukup berani dan tegas dalam menangani perkara korupsi di Sulsel, dimana diantaranya ia tak sungkan menetapkan koruptor menjadi tersangka, diantaranya Bupati Takalar Burhanuddin Baharuddin, empat orang Pimpinan DPRD Sulbar, Andi Mappangara Cs, serta Pengusaha licin, Soedirjo Aliman alias Jen Tang.

Menurut Salahuddin, Program TP4D Jan Samuel maringka dari semua proyek disulselbar sukses dilakukan dan berhasil mengawal ke semua proyek yang total anggrannya Rp7 triliun.

“Termasuk saat ini sementara didampingi yakni proyek Kereta Api dengan anggaran tertinggi yakni Rp 1,6 Triliun,” tutupnya.

Penulis : Illank

Leave a Reply