


RAPORMERAH.CO, MAKASSAR – Kembali personel Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Makassar menjaring 10 orang penghuni rumah kos ekslusif dalam Operasi Antik Lipu 2019, Jumat (19/7/2019) sore tadi.
Operasi Antik Lipu 2019 ini serentak dilaksanakan seluruh jajaran Polda sejak 16 Juli lalu dengan sasaran para pelaku penyalahgunaan dan peredaran narkotika.
Wakasat Narkoba Polrestabes Makassar, AKP Indra Waspada mengatakan, jika pihaknya melaksanakan operasi ini dengan sasaran para penghuni kos.
“Rumah kos yang menjadi target ini diduga kerap dijadikan sebagai tempat penyalahgunaan dan peredaran narkoba,” kata Indra Waspada.
Dalam razia ini, tiga rumah kos ekslusif yang terletak di Jalan Pelita, Jalan Gunung Nona dan di Jalan Bulu Ina, Kota Makassar.
Dan berhasil menjaring 10 orang penghuni rumah kos ekslusif masing-masing berinisial, ND, 31 tahun, RT, 28 tahun, IP, 21 tahun, FY, 29 tahun, RT, 22 tahun, SD, 20 tahun, DK, 25 tahun, HH, 23 tahun, ST, 31 tahun, dan IW, 39 tahun.
“Kami mengamankan 10 orang yang kami duga penyalahguna narkotika. Dari hasil tes urine yang kami lakukan, semuanya positif mengandung Methamphetamine dan Benzodiazepine,” terangnya.
Selanjutnya, bagi penghuni kamar sendiri juga langsung dilaksanakan tes urine di lokasi kejadian. Dan tak tanggung-tanggung, petugas berhasil menemukan adanya penghuni kamar kos yang sedang asyik berpesta sabu.
“Ada salah satu kamar, kita berhasil menembus ada tiga pemuda yang sedang asyik berpesta sabu. Saat anggota masuk, mereka sementara memakai, sepertinya ada pesta narkoba, kami amankan tiga orang ditempat itu. Masih diduga pemakai,” tuturnya.
Selanjutnya, untuk ke 10 orang yang diamankan ini, nantinya akan dilakukan pemeriksaan lebih mendalam untuk mengetahui asal barang dan jenis barang termasuk kandungan yang terdapat di dalamnya. Dan tak hanya itu, dengan pendalaman ini juga, kita akan berusaha mengejar pelaku yang menyuplai atau bandar sabu ini di Kota Makassar.
“Kami akan lakukan pemeriksaan lebih mendalam lagi terkait sumber barang. Barang bukti ada kami amankan di salah satu kost-kostan di Jalan Bulu Ina berupa alat hisap atau bong, pirex serta timbangan elektrik,” pungkasnya.
(Ink/Azr)
Leave a Reply