


RAPORMERAH.co, MAKASSAR – Banyaknya pelanggaran HAM (Hak Asasi Manusia) terjadi di Indonesia yang belum tuntas hingga saat ini, Tim Komunikasi Amnesty International Indonesia bersama Komite Perlindungan Jurnalis dan Kebebasan Berexpresi mengadakan konferensi pers Warkop Dg Sija Jalan Buoulevard Makassar, Selasa (5/12/17).
Dalam kompresi pers tersebut membahas peluncuran (Louncing) perdana Amnesty Internasional Indonesia dengan tema ‘menyatukan gerakan Ham kolektif di Sulsel’ yang dilaksakan di 7 Kota besar di Indonesia seperti Makassar, Malang, Jogja Sola, Bandung, Jakarta Dan Bali.
Dalam sambutannya, Haerul Halim mengatakan , Amnesty merupakankan lembaga Global atau International yang fokus pada permasalah HAM, dimana amnesty Ada di 150 negara yang berkantor pusat di Londen inggris .
” Tahun ini Amnesty berdiri di Indonesia, dan nanti akan Louncing di 7 Kota besar di Indonesia seperti dan besok merupakan Hari perdana amnesty mengelar louncing perdananya di Taman Macam Pahlawan ” ujar Mas Haerul Sapaan akrapnya.
Amnesty Indonesia Meluncurkan inisiatif #joinForces untuk memperkuat gerakan HAM lokal Dan International di Sulawesi Selatan berharap dapat menjadi solusi bagi masyarakat agar dapat menuntaskan segala bentuk pelanggaran HAM yang terjadi diindonesia.
” Hal ini bertijuan untuk menangkal dan melawan pratek pratek pelanggaran HAM serta mengigatkan Pemerintah Daerah melakukan kewajibabnya untuk menyelesaikan kasus kasus pelanggaran HAM yang dimana hingga kini pelum juga tuntas” beber Mas Haerul.
Sedangkan menurut Amel selaku Komite Perlindungan Jurnalis dan Kebebasan Berexpresi mengatakan , dengan adanya hubungan kerjasama antara Komite dan Amnesty, bisa lebih kuat dalam mengawal seluruh pelanggaran HAM yang terjadi di Kota Makassar.
” Hadirnya amnesty, Kita berharap dapat megungkap kasus yang lama untuk mengungkap kembali hingga tuntas. ” tegas Amel.
Penulis : Akbar
Leave a Reply